Berita, Hukum, Kamtibmas, Nasional, News, Pemerintahan, Tokoh Profil

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Pengungsian Langkat

Sumatera Utara, – Temporatur.com || Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana banjir di MAN 1 Langkat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dikutip dari laman Puspen TNI, Minggu (14/012). Kunjungan tersebut menegaskan kehadiran negara dalam memastikan penanganan warga terdampak bencana berjalan cepat, tepat, dan terukur. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau kondisi para pengungsi serta mencatat berbagai kebutuhan mendesak yang masih dihadapi masyarakat. Presiden menegaskan bahwa setiap kekurangan yang dilaporkan akan segera ditindaklanjuti oleh jajaran terkait. “Saya datang melihat keadaan. Nanti kekurangan-kekurangan sudah dilaporkan fkepada saya, segera kita atasi. Tadi dilaporkan oleh gubernur, kekurangan air bersih ya air minum,” ujar Presiden. SelanjutnyaPilkades Sukamulya jilid 2. 2026. Sosok Desi Kurniati Malik SH. Mencuat Untuk Perubahan Warga SetempatTerkait upaya pencegahan agar bencana serupa tidak terulang, Presiden menyoroti pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur, khususnya tanggul. Presiden menegaskan bahwa seluruh kekuatan […]

Tragedi Subuh Idul Fitri 1965 di Sungai Lasolo dan Peringatan Kepada Sang Jenderal?

Sejarah, – Temporatur.com || Subuh Idul Fitri 1965, tepi Sungai Lasolo di Sulawesi Tenggara sunyi, kabut tipis menyelimuti pagi. Abdul Qahhar Muzakkar gugur. Pemimpin Darul Islam yang selama bertahun-tahun menegakkan hukum Allah, melindungi kehormatan umat, dan memelihara iman di tengah tekanan negara sekuler, wafat dengan kepala tegak. Fajar seakan menangis bersamanya. Ia tidak gugur di tengah sorak-sorai kemenangan, tetapi dalam kesetiaan, keyakinan, dan pengabdian yang tak ternilai. Kematian Kahar Pada tanggal 3 Februari 1965, melalui Operasi Tumpas yang dipimpin langsung oleh Jenderal M. Jusuf, Kahar Muzakkar dinyatakan tertembak mati oleh Kopda ILie  dalam pertempuran antara pasukan TNI dari satuan Divisi Siliwangi Kujang I 330 dan anggota pengawal Kahar Muzakkar di Lasolo. Patut diketahui beberapa tahun sebelumnya, Kahar telah memperingatkan pemerintah dengan mengatakan, “Waspadai Kaum komunis akan kembali menebar pemberontakan di negeri ini.” SelanjutnyaPilkades Sukamulya jilid 2. 2026. Sosok Desi Kurniati Malik SH. Mencuat Untuk Perubahan Warga SetempatNamun peringatan Kahar yang […]

Berita, Hukum, Nasional, News, Tokoh Profil

Yayu Rulia Sutowiryo: Antara Keyakinan Dan Harga Diri?

Sejarah, – Temporatur.com || Dalam riwayat bangsa yang diliputi duka dan darah, sosok Ibu Yayu Rulia Sutowiryo, istri dari Jenderal Ahmad Yani, bersinar sebagai teladan keteguhan dan kemanusiaan. Setelah kehilangan suami tercinta akibat tragedi G30S/PKI, ia tidak larut dalam dendam, melainkan menebar kasih dan kebaikan bahkan kepada mereka yang dianggap musuh bangsa. Kehidupan yang Kembali Dibangun dari Abu Kesedihan. Usai peristiwa tragis yang menewaskan suaminya, rumah tempat kenangan keluarga Yani berubah menjadi Museum Ahmad Yani, simbol penghormatan atas jasa sang pahlawan. Namun Ibu Yayu memilih langkah luar biasa ia membeli kembali rumah yang berdekatan dengan rumah lamanya, seolah ingin tetap berada di sisi suaminya meski dalam dua dunia yang berbeda. Dari rumah barunya yang sederhana itulah, ia menjalani hari-harinya dengan penuh keikhlasan dan keberanian. SelanjutnyaPilkades Sukamulya jilid 2. 2026. Sosok Desi Kurniati Malik SH. Mencuat Untuk Perubahan Warga SetempatKebaikan yang Tak Pernah Padam, Bahkan untuk Musuh Sekalipun. Setiap hari, di […]

Berita, Hukum, Nasional, News, Pemerintahan, Tokoh Profil

Pasukan Bayangan Sang Presiden Ir. Soekarno

Jakarta, – Temporatu.com || Di balik tembok tinggi Istana Negara, ada sejarah yang terlupakan dan jauh dari sorotan publik, ada sebuah kekuatan yang menjaga setiap denyut nadi kekuasaan negeri ini. Mereka bukan sekadar prajurit. Mereka adalah Tjakrabirawa pasukan elit yang menjadi bayang-bayang di belakang Presiden Soekarno pada masa paling bergolak dalam sejarah Republik. Pada tahun 1959, ketika Soekarno menetapkan kembali UUD 1945 dan memasuki era Demokrasi Terpimpin, kekuasaan Presiden berada di puncaknya. Namun justru di titik itulah muncul rasa waswas. Intrik politik, pertarungan ideologi, dan rivalitas antar angkatan, api dalam sekam membuat negeri ini seperti bara yang setiap saat akan menyala. Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno mengatakan, “Aku ini Presiden, tetapi aku tak selalu tahu siapa yang benar-benar menjagaku”. SelanjutnyaPilkades Sukamulya jilid 2. 2026. Sosok Desi Kurniati Malik SH. Mencuat Untuk Perubahan Warga SetempatPasukan Bayangan itu bernama Tjakrabirawa: Resimen Tjakrabirawa didirikan pada 6 Juni 1962 oleh Presiden Republik Indonesia Soekarno […]