Bondowoso– Temporatur.com Kepulan asap yang awalnya terlihat tipis dari sudut gudang berujung menjadi kobaran api besar yang meluluhlantakkan bangunan penyimpanan tembakau milik PT Sadhana Arifnusa di Dusun Wringin Tapung, Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso, Senin (22/6/2026) petang. Dalam hitungan jam, si jago merah menghanguskan hampir seluruh isi bangunan dengan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp300 juta. SelanjutnyaMenjamur Rangkap Jabatan ASN PPPK dan Anggota BPD di Bekasi, Pengamat: Langgar Aturan Kepegawaian dan Berpotensi KorupsiPeristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah karyawan dan petugas kebersihan sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu mereka melihat kepulan asap muncul dari sisi utara gudang, namun sumber pasti asap belum dapat diidentifikasi sehingga belum menimbulkan dugaan adanya kebakaran besar. Situasi berubah drastis sekitar pukul 17.40 WIB. Karyawan yang berada di lokasi menyadari api telah muncul di dalam gudang dan dengan cepat merambat ke berbagai bagian bangunan. Material yang tersimpan di dalam gudang, seperti kayu palet dan meja inspeksi […]
Bondowoso– Temporatur.com Kepulan asap yang awalnya terlihat tipis dari sudut gudang berujung menjadi kobaran api besar yang meluluhlantakkan bangunan penyimpanan tembakau milik PT Sadhana Arifnusa di Dusun Wringin Tapung, Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso, Senin (22/6/2026) petang. Dalam hitungan jam, si jago merah menghanguskan hampir seluruh isi bangunan dengan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp300 juta. SelanjutnyaMenjamur Rangkap Jabatan ASN PPPK dan Anggota BPD di Bekasi, Pengamat: Langgar Aturan Kepegawaian dan Berpotensi KorupsiPeristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah karyawan dan petugas kebersihan sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu mereka melihat kepulan asap muncul dari sisi utara gudang, namun sumber pasti asap belum dapat diidentifikasi sehingga belum menimbulkan dugaan adanya kebakaran besar. Situasi berubah drastis sekitar pukul 17.40 WIB. Karyawan yang berada di lokasi menyadari api telah muncul di dalam gudang dan dengan cepat merambat ke berbagai bagian bangunan. Material yang tersimpan di dalam gudang, seperti kayu palet dan meja inspeksi […]
Berita Terbaru
Temporatur.com
20 Ribu Anak Tersingkir dari SMA/SMK Negeri, Bom Waktu Bonus Demografi
BEKASI, temporatur.com – Kabupaten Bekasi dikenal sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Pabrik berdiri megah, roda ekonomi berputar kencang. Tapi di balik itu, ada krisis pendidikan yang mengkhawatirkan: sekitar 20 ribu anak Bekasi dipastikan tersingkir dari SMA/SMK Negeri setiap tahun. Data itu diungkap hasil monitoring Lembaga Swadaya Masyarakat TRINUSA DPN terkait Seleksi Penerimaan Murid Baru SPMB atau PPDB SMA/SMK Negeri Kesenjangan lebar antara jumlah lulusan SMP dan daya tampung sekolah negeri jadi akar masalah menahun. Kuota Minim vs Lulusan Meledak: Sistem Penyaring, Bukan Penampung Koordinator Bidang Pencegahan & Monitoring TRINUSA DPN, Darto, menyebut angka 20 ribu bukan sekadar statistik. Itu masa depan anak Bekasi yang terancam hilang hak konstitusionalnya. Kami melihat ada pembiaran terstruktur dari tahun ke tahun. Pemda tahu lulusan SMP meledak tiap tahun, tapi pembangunan Ruang Kelas Baru dan Unit Sekolah Baru SMA/SMK Negeri di Bekasi sangat lambat, ujar Darto, Rabu 18/6/2026. Menurutnya, sistem seleksi sekarang […]
Peringati HUT ke-25, Kota Cimahi Tampilkan Capaian Pembangunan dan Dorong Ekonomi UMKM
Temporatur.com CIMAHI – Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi menjadi momentum refleksi atas perjalanan pembangunan sekaligus peneguhan komitmen untuk terus menghadirkan kemajuan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Memasuki usia seperempat abad, Kota Cimahi terus menunjukkan transformasi sebagai kota yang adaptif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga melalui pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Pemerintah Kota Cimahi memperingati Hari Jadi ke-25 dengan menggelar upacara di Lapangan Alun-Alun Kota Cimahi, Sabtu (21/6/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dan dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, instansi vertikal, tokoh masyarakat, kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta berbagai elemen masyarakat. Dalam amanatnya, Ngatiyana menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghormatan kepada para tokoh dan pejuang otonomi daerah yang telah memperjuangkan lahirnya Kota Cimahi sebagai daerah otonom. Keberadaan Kota Cimahi hari ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu. Tugas kita sekarang adalah […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.


















