Menkeu Terbitkan PMK 15/2026: Pemerintah Ambil Alih Cicilan Koperasi Merah Putih, Aset Jadi Milik Pemda
Menkeu Terbitkan PMK 15/2026: Pemerintah Ambil Alih Cicilan Koperasi Merah Putih, Aset Jadi Milik Pemda
Berita Terbaru
Kategori: Ekonomi & Bisnis
Zendhy Kusuma Buka Suara soal Video Viral Restoran: ‘Mari Kita Belajar Bersama Tanpa Cyberbullying’
Keterangan: Gitaris Zendhy Kusuma saat jumpa pers, sabtu (07/03), Jakarta. [dok:ist] JAKARTA (07/03) — Zendhy Kusuma akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait video insiden di sebuah restoran yang beberapa waktu lalu viral di media sosial. Ia mengakui bahwa pada malam kejadian dirinya sempat terpancing emosi, namun menilai peristiwa tersebut kemudian berkembang jauh melampaui kejadian sebenarnya setelah rekaman CCTV beredar di media sosial dan memicu berbagai reaksi publik, termasuk cyberbullying di ruang digital. SelanjutnyaDiduga Tak Berizin, Pemasangan Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai KontroversiMenurut Zendhy, kejadian tersebut bermula dari situasi yang tidak nyaman ketika dirinya dan keluarga menunggu pesanan cukup lama di restoran pada September tahun lalu. “Saya tidak menutup mata bahwa pada malam itu emosi saya terpancing dan ada sikap yang seharusnya bisa disampaikan dengan cara yang lebih baik,” ujar Zendhy. SelanjutnyaOptimalkan Kinerja dan Pajak, Kecamatan Binakal Bentuk 9 Tim Satgas DesaIa menjelaskan bahwa pada saat itu dirinya dan keluarga telah menunggu […]
Gawat! Jaktim Darurat Pil Koplo, Masyarakat Tanya Polisi Dimana?
JAKARTA, Temporatur.com – Peredaran obat keras terbatas golongan HCL seperti tarmadol dan hexymer, kamlet, dan jenis lainnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya berkedok toko kosmetik khususnya di wilayah Jakarta Timur dikategorikan sangat bebas. Hal ini membuat siapa pun bisa dengan mudah membeli obat keras terbatas itu. Salah satunya warung kelontong/toko kosmetik di Jalan Pisangan Lama No. 1 RT. 01 RW. 01, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur. Berdasarkan pantauan Temportur.com toko tersebut dengan bebas menjual obat katagori itu. Hal ini sangat memprihatinkan. SelanjutnyaDiduga Tak Berizin, Pemasangan Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai KontroversiSaat Temporatur.com menelisik lebih jauh, peredaran obat keras di Jakarta Timur. Benar saja dengan mudah awak redaksi memperoleh obat keras jenis tramadol, hexymer dan kamlet, hal Ini jelas menuntut Aparat Penegak Hukum untuk bisa menindak tegas peredaran obat keras tanpa legalitas. Pengamat kebijakan publik, Awy Eziari SH memberikan komentar bawah Itu jelas menunjukan lemahnya pengawasan Aparat Penegak Hukum […]
Diduga Dilindungi Oknum, Pengedar Pil Koplo di Cianjur Berani Beroperasi Terang-Terangan
CIANJUR, — Temporatur.com || Lalu lintas di sepanjang Jalan Nasional 11, tepatnya di wilayah Mekarsari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, setiap hari tak pernah benar-benar sepi. Lalulalang Kendaraan datang dan pergi, membawa manusia dengan berbagai tujuan. Namun di balik riuhnya arus kendaraan itu, masyarakat menyimpan keresahan yang perlahan berubah menjadi kemarahan. Di salah satu sudut jalan strategis tersebut, praktik peredaran pil koplo berlangsung terang-terangan. Aktivitas yang semestinya menjadi target pemberantasan Aparat Penegak Hukum justru disebut-sebut berjalan tanpa hambatan berarti. SelanjutnyaDiduga Tak Berizin, Pemasangan Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai KontroversiSeorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pengedar pil koplo di kawasan tersebut mengaku menyetor uang secara rutin kepada oknum berseragam aktif. Setoran itu disebut sebagai “uang bulanan” agar aktivitas peredaran obat keras ilegal tersebut tetap aman dari penindakan. “Kami tiap bulan ada setor. Biasa bos langsung yang antar ke “AMD”. Kalau saya hanya kerja saja bang,” ujar sumber […]
Bulan Suci Ramadhan Dinodai Judi Berkedok Adu Ketangkasan di Arena Pasar Malam Desa Renged Kresek?
TANGERANG, – Temporatur.com || Bulan suci Ramadhan kali ini dinodai oleh adanya judi adu ketangkasan di arena pasar malam di Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten. Hasil pantauan Pokja Wartawan Gunung Kaler-Kresek membenarkan adanya judi arena adu ketangkasan yang tepat berada di sisi belakang arena pasar malam tersebut. Pada praktiknya judi tersebut berkedok ketangkasan dan keberuntungan dengan modus menjual tiket dan selanjutnya pemain mendapatkan alat ketangkasan sehingga para pemain itu mengadu nasib dan berharap memenangkan hadiah yang sangat besar,” ujar Ketua Pokja Wartawan Gunung Kaler-Kresek yang akrab disapa Alex kepada Temporatur.com, Minggu malam (1/03). lebih lanjut Alex menyayangkan, gegara stand arena judi ketangkasan tersebut terlalu mencolok karena terlihat oleh anak-anak yang berkunjung di Pasar Malam Renged. “Sangat disayangkan penyelenggara pasar malam tidak melihat implikasinya terhadap anak-anak, bahkan penyelenggara lebih mementingkan keuntungan semata, terbukti adanya penjudi dikalangan anak-anak, ibu rumah tangga yang turut bermain judi berkedok adu ketangkasan,”tukas Alex. […]
Stok Cepat Habis! Guardian Gebrak Bandung dengan Promo Gajian Diskon hingga 70%
Bandung -Temporatur.com Dalam rangka menyambut momen gajian sekaligus memanjakan para pelanggan, Guardian Indonesia kembali menghadirkan Promo Gajian Super Hemat dengan beragam potongan harga fantastis hingga 70 persen. Program promo ini digelar secara terbatas di Trans Convention Center Kota Bandung dan hanya berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026. SelanjutnyaDiduga Tak Berizin, Pemasangan Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai KontroversiPromo ini menjadi kesempatan emas bagi masyarakat Bandung untuk mendapatkan berbagai produk kebutuhan harian, mulai dari sabun, skincare, parfum, hingga kosmetik dengan harga spesial. Salah satu penawaran unggulan adalah paket sabun andalan Guardian seharga Rp100.000 yang bisa mendapatkan hingga 44 item, serta parfum trending dengan diskon hingga 70 persen. Tak hanya itu, Guardian juga memberikan diskon tambahan hingga 25 persen untuk pembelanjaan tertentu, diskon skincare populer hingga 40 persen, seperti Skintific, Labore, Jituji, serta berbagai brand ternama lainnya. Produk kosmetik favorit seperti Revlon dan Implora juga turut hadir dengan […]
Tips Bagi Korban Pemberitaan dan Penyelesaian Sengketa Pers sesuai Putusan MK
Keterangan: ilustrasi (dok:ist) JAKARTA (21/01) – Prinsip Utama dalam penyelesaian sengketa pers adalah mengutamakan komunikasi langsung antara korban dan media melalui mekanisme Hak Jawab sebagai jalur penyelesaian tercepat dan paling efektif. SelanjutnyaDiduga Tak Berizin, Pemasangan Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai KontroversiBerikut ini uraian dan tips bagi Masyarakat yang ingin mengetahui cara penyelesaian persoalan pemberitaan atau sengketa pers, jika menjadi korban pemberitaan sepihak oleh media massa, baik cetak, elektronik, maupun online. Jika terdapat pihak-pihak yang merasa dirugikan atau menjadi korban pemberitaan (misalnya: fitnah, tidak akurat, atau tanpa konfirmasi), jangan langsung melapor ke Polisi karena sudah ada putusan Mahkamah Konstitusi yang mengatur tentang karya jurnalistik tidak dapat dipidana. SelanjutnyaOptimalkan Kinerja dan Pajak, Kecamatan Binakal Bentuk 9 Tim Satgas DesaMekanisme Hak Jawab & Kewajiban Koreksi Langkah pertama, dokumentasikan berita yang dianggap merugikan (screenshot, link, atau fisik koran) serta bukti komunikasi kepada media saat meminta Hak Jawab, sebagai syarat administrasi jika sengketa berlanjut. […]
Kawal Konflik Agraria Warga Torete vs PT TAS, Advokat Rakyat Agussalim SH: Pemkab -Kementerian ESDM dan Presiden RI Mesti Hadir
keterangan: Advokat Rakyat Agussalim SH kawal konflik Agraria antara warga Desa Torete dan PT TAS. [dok: ist] MOROWALI, SULAWESI TENGAH (14/01) – Soal konflik agraria antara warga Desa Torete dan PT Trans Asia Sejahtera (TAS), terkait rencana pembangunan kawasan industri PT Morowali Industri Sejahtera (MIS) dalam proyek strategis nasional (PSN) NEMIE terus memanas. Warga menilai PT TAS mengabaikan rekomendasi Satuan Tugas Penyelesaian Konflik Agraria (Satgas PKA) Sulawesi Tengah. Rabu (14/01) SelanjutnyaDiduga Tak Berizin, Pemasangan Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai KontroversiHal itu disampaikan Rina Maharadja, warga Torete sekaligus Pembina Aliansi Masyarakat Torete Bersatu (AMTB), Selasa (13/1/2026). Ia menyebut ketegangan di lapangan terus terjadi, dipicu kepentingan perusahaan yang dinilai memaksakan skema tali asih atau kompensasi lahan mangrove dengan nilai seminimal mungkin. SelanjutnyaOptimalkan Kinerja dan Pajak, Kecamatan Binakal Bentuk 9 Tim Satgas Desa“Kami tidak tau siapa beking PT. TAS, sehingga berani mengabaikan Satgas PKA Sulteng bentukan Gubernur Sulteng Anwar Hafid. Karena persoalan […]



















