Memahami Peran dan Tanggung Jawab BPBD dalam Penanggulangan Bencana, Antara Kewajiban dan Batasan Kelalaian
Memahami Peran dan Tanggung Jawab BPBD dalam Penanggulangan Bencana, Antara Kewajiban dan Batasan Kelalaian
Berita Terbaru
Kategori: Opini
Ada Hikmah Dalam Jumat Berbagi: Berbagi itu Indah
Temporatur.com Jumat Berbagi adalah gerakan atau kegiatan rutin berbagi kebaikan, seringkali berupa sedekah, makanan, atau sembako, yang dilakukan khusus pada hari Jumat karena pahalanya dilipatgandakan dan dianggap istimewa dalam Islam,bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial, mempererat silaturahmi, serta menyebarkan keberkahan. Kegiatan ini dapat berupa pembagian nasi kotak, sembako, sayuran segar, atau bantuan lainnya kepada masyarakat kurang mampu, pejalan kaki, pengendara, atau mereka yang membutuhkan, seringkali diprakarsai oleh instansi, sekolah, komunitas, atau individu. pewarta sempat mewancarai seorang perempuan, yang sejak tahun 2019 sampai hari ini januari 2026 masih aktif melakukan jumat berbagi,dengan kesendirianya aktif menyusuri jalan dan kampung-kampung untuk berbagi pada sesama,permpuan yang punya nama Nafisah akrab di panggil Bu Fei ini mengatakan, bahwa berbagi ini dilakukanya karena sudah kebiasaan (kulino) kata bahasa jawanya. Bukan semata-mata ingin pujian atau yang lain,tapi ada kebahagian tersendiri di dalam hati jika melihat penerima, dengan muka yang menggambarkan keceriaan walau tidak seberapa yang di terima dan ada […]
TPST Bantargebang: Bukan Musibah, Ini Kejahatan Lingkungan yang Dibiarkan
Opini TPST Bantargebang: Bukan Musibah, Ini Kejahatan Lingkungan yang Dibiarkan Oleh: Ade Muksin Ketua PWI Bekasi Raya Temporatur.com, Bekasi – Setiap kali longsor sampah terjadi di TPST Bantargebang, publik selalu disuguhi satu kata yang terdengar netral dan menenangkan: musibah. Padahal, secara hukum dan logika, peristiwa ini tidak memenuhi satu pun unsur sebagai musibah. Yang terjadi di Bantargebang adalah kegagalan negara dalam mengelola risiko yang sudah diketahui, dan itu masuk kategori kejahatan lingkungan. Dalam hukum lingkungan, sebuah peristiwa hanya bisa disebut bencana alam bila terjadi tanpa dapat diprediksi dan tanpa bisa dicegah oleh manusia. Longsor di Bantargebang justru terjadi berulang, di lokasi yang sama, dengan pola yang sama. Ini adalah ciri klasik dari foreseeable risk, risiko yang telah diketahui dan seharusnya dicegah. Ketika sebuah fasilitas berisiko tinggi tetap dioperasikan meski sudah terbukti tidak aman, maka secara hukum itu bukan kelalaian biasa. Itu adalah kelalaian berat yang berubah menjadi kesengajaan dengan kesadaran […]
Dr. Weldy Jevis Saleh Bedah Fenomena Gratifikasi: Pencegahan KPK Harus Lebih Masif daripada OTT
Dr. Weldy Jevis Saleh Bedah Fenomena Gratifikasi: Pencegahan KPK Harus Lebih Masif daripada OTT BEKASI – Temporatur.com SelanjutnyaRKAB Menteri ESDM 2026 Disorot: Potensi Pengangguran Massal dan Tekanan Bagi Pelaku UsahaPasca ramainya serangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini, pakar hukum Dr. Weldy Jevis Saleh, SH, MH, memberikan sorotan tajam mengenai polemik gratifikasi dan urgensi fungsi pencegahan dalam sistem politik hukum Indonesia. Dalam keterangannya pada Minggu (21/12/2025), Dr. Weldy menjelaskan bahwa tindak pidana gratifikasi pada dasarnya adalah pemberian dalam bentuk apa pun kepada Pegawai Negeri atau Penyelenggara Negara yang berhubungan dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban tugasnya. SelanjutnyaDiguyur Hujan Sejak Sabtu Malam, Puluhan Rumah di Karangraharja Bekasi Terendam Banjir, BPBD Dirikan Tenda Darurat“Dasar hukumnya sangat jelas, diatur dalam UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya Pasal 12B dan 12C. Gratifikasi ini mencakup uang, barang, diskon, […]
Tokoh Pahlawan Dua Wajah Itu Bernama Kahar Muzakkar.
Sejarah, — Temporatur.com || Menelisik lebih jauh Kisah Kahar Muzakkar dari dua sisi yang berbeda. Sang tokoh yang perjalanan hidupnya penuh kontradiksi: dari seorang patriot yang ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan, kemudian berbalik melawan negara yang pernah dibela dan dijaganya dari tangan penjajah Belanda? Disebuah Desa kecil di Luwu, Sulawesi 1921 lahirlah seorang anak yang di berinama Kahar Muzakkar. Sejak muda ia sudah gelisah, melihat bangsanya dijajah. Saat Proklamasi 1945 menggema, Kahar tak ragu mengangkat senjata. Ia bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat dan memimpin laskar pemuda-pemuda dari Sulawesi di tanah Jawa. Kahar Muzakkar bertempur di hutan, di rawa bahkan di jalan-jalan kecil melawan tentara Belanda. Di mata kawan seperjuangan, ia patriot yang gagah berani. Ia tegas, karismatik dan punya wibawa yang membuat anak buah rela mati di medan perang. Dalam masa-masa itu, Kahar bukan hanya seorang tentara, tapi simbol harapan: pejuang dari Timur yang ikut menjaga berdirinya Republik. SelanjutnyaRKAB Menteri ESDM […]
Darah Pejuang dalam Keluarga Djojohadikusumo, Gugur Diusia 16
Sejarah, – Temporatur.com || Di balik semangat juang para pahlawan muda Republik, tersimpan kisah haru dari dua pemuda gagah berdarah bangsawan, Subianto Djojohadikusumo dan Sujono Djojohadikusumo dua paman dari Presiden RI Prabowo Subianto. Mereka gugur muda dalam pertempuran bersejarah di Lengkong, Serpong, di bawah komando Mayor Daan Mogot, sang pelatih militer legendaris Indonesia. Nama “Subianto” yang kini melekat pada sosok Prabowo bukanlah kebetulan. Nama itu diambil dari pamannya sendiri, Kapten Anumerta Subianto Djojohadikusumo, yang bersama sang adik, Taruna Sujono Djojohadikusumo, gugur mempertahankan kemerdekaan hanya beberapa bulan setelah Republik berdiri. SelanjutnyaRKAB Menteri ESDM 2026 Disorot: Potensi Pengangguran Massal dan Tekanan Bagi Pelaku UsahaKeduanya adalah putra dari Sumitro Djojohadikusumo, ayah Prabowo, yang juga seorang ekonom pejuang bangsa. Dalam darah keluarga ini mengalir semangat pengabdian pada tanah air sebuah tradisi luhur yang telah berakar sejak masa revolusi. Pertempuran ini terjadi pada 25 Januari 1946 di wilayah Lengkong, Tangerang Selatan. Saat itu, Mayor Elias […]
Jerat Maut Perkebunan Sawit: Eksploitasi Pekerja dan Pembungkaman di Kalimantan
Kasus penipuan dan penelantaran 13 pekerja asal Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat di Kalimantan Barat, yang berhasil dievakuasi berkat bantuan Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah, hanyalah puncak gunung es dari permasalahan yang lebih besar. Ironisnya, di tengah gembar-gembor industri kelapa sawit sebagai tulang punggung ekonomi, tersimpan cerita pilu eksploitasi pekerja dan praktik pembungkaman yang dilakukan oleh oknum-oknum perusahaan.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.


















