Berita, Ekonomi & Bisnis, Hukum

Zendhy Kusuma Buka Suara soal Video Viral Restoran: ‘Mari Kita Belajar Bersama Tanpa Cyberbullying’

Keterangan: Gitaris Zendhy Kusuma saat jumpa pers, sabtu (07/03), Jakarta. [dok:ist] JAKARTA (07/03) — Zendhy Kusuma akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait video insiden di sebuah restoran yang beberapa waktu lalu viral di media sosial. Ia mengakui bahwa pada malam kejadian dirinya sempat terpancing emosi, namun menilai peristiwa tersebut kemudian berkembang jauh melampaui kejadian sebenarnya setelah rekaman CCTV beredar di media sosial dan memicu berbagai reaksi publik, termasuk cyberbullying di ruang digital. SelanjutnyaMerajut Silaturahmi di Balik Secangkir Kopi, Sekda Taput Ajak Wartawan Junjung Tinggi KebenaranMenurut Zendhy, kejadian tersebut bermula dari situasi yang tidak nyaman ketika dirinya dan keluarga menunggu pesanan cukup lama di restoran pada September tahun lalu. “Saya tidak menutup mata bahwa pada malam itu emosi saya terpancing dan ada sikap yang seharusnya bisa disampaikan dengan cara yang lebih baik,” ujar Zendhy. SelanjutnyaPj Kades Karangrahayu Copot 5 Aparatur Desa ?Ia menjelaskan bahwa pada saat itu dirinya dan keluarga telah menunggu cukup […]

Gawat! Jaktim Darurat Pil Koplo, Masyarakat Tanya Polisi Dimana?

JAKARTA, Temporatur.com – Peredaran obat keras terbatas golongan HCL seperti tarmadol dan hexymer, kamlet, dan jenis lainnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya berkedok toko kosmetik khususnya di wilayah Jakarta Timur dikategorikan sangat bebas. Hal ini membuat siapa pun bisa dengan mudah membeli obat keras terbatas itu. Salah satunya warung kelontong/toko kosmetik di Jalan Pisangan Lama No. 1 RT. 01 RW. 01, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur. Berdasarkan pantauan Temportur.com toko tersebut dengan bebas menjual obat katagori itu. Hal ini sangat memprihatinkan. SelanjutnyaKapasitas 1.080 Siswa, Sekolah Rakyat Katingan Perkuat Penjangkauan Anak Desil 1 dan 2Saat Temporatur.com menelisik lebih jauh, peredaran obat keras di Jakarta Timur. Benar saja dengan mudah awak redaksi memperoleh obat keras jenis tramadol, hexymer dan kamlet, hal Ini jelas menuntut Aparat Penegak Hukum untuk bisa menindak tegas peredaran obat keras tanpa legalitas. Pengamat kebijakan publik, Awy Eziari SH memberikan komentar bawah Itu jelas menunjukan lemahnya pengawasan Aparat […]

Diduga Dilindungi Oknum, Pengedar Pil Koplo di Cianjur Berani Beroperasi Terang-Terangan

CIANJUR, — Temporatur.com || Lalu lintas di sepanjang Jalan Nasional 11, tepatnya di wilayah Mekarsari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, setiap hari tak pernah benar-benar sepi. Lalulalang Kendaraan datang dan pergi, membawa manusia dengan berbagai tujuan. Namun di balik riuhnya arus kendaraan itu, masyarakat menyimpan keresahan yang perlahan berubah menjadi kemarahan. Di salah satu sudut jalan strategis tersebut, praktik peredaran pil koplo berlangsung terang-terangan. Aktivitas yang semestinya menjadi target pemberantasan Aparat Penegak Hukum justru disebut-sebut berjalan tanpa hambatan berarti. SelanjutnyaMerajut Silaturahmi di Balik Secangkir Kopi, Sekda Taput Ajak Wartawan Junjung Tinggi KebenaranSeorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pengedar pil koplo di kawasan tersebut mengaku menyetor uang secara rutin kepada oknum berseragam aktif. Setoran itu disebut sebagai “uang bulanan” agar aktivitas peredaran obat keras ilegal tersebut tetap aman dari penindakan. “Kami tiap bulan ada setor. Biasa bos langsung yang antar ke “AMD”. Kalau saya hanya kerja saja bang,” […]

Berita, Hukum, Nasional

MMMK Melepaskan Kesempatan MK, Dalam Perkara Etik Adies Kadir

  JAKARTA (05/03) – Perjuangan mencari keadilan etik di Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) menemui jalan buntu yang mengecewakan. Hari ini, MKMK membacakan putusan perkara nomor 03/MKMK/L/ARLTP/02/2026 terkait laporan dugaan pelanggaran etik Hakim Konstitusi yang baru dilantik, Adies Kadir. SelanjutnyaKapasitas 1.080 Siswa, Sekolah Rakyat Katingan Perkuat Penjangkauan Anak Desil 1 dan 2MKMK memilih untuk tidak masuk ke pokok perkara dan menyatakan diri tidak berwenang untuk memeriksa, mengadili, maupun memutus laporan tersebut. Majelis beralasan bahwa dugaan pelanggaran yang terjadi sebelum seseorang menjabat sebagai hakim bukanlah wilayah jangkauan mereka. Selain itu, keterkaitan politik dengan Partai Golkar dianggap hanya sebatas anggapan, dan proses di DPR dinilai sebagai wilayah yang tidak boleh diintervensi demi etika antarlembaga. “LONCENG KEMATIAN” PENGAWASAN ETIKA? SelanjutnyaMerajut Silaturahmi di Balik Secangkir Kopi, Sekda Taput Ajak Wartawan Junjung Tinggi KebenaranMenanggapi putusan tersebut, para akademisi selaku pelapor yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) menilai MKMK telah kehilangan momentum emas […]

Jelang Operasi Ketupat Maung 2026, Kapolresta Tangerang Cek Kesiapan Kendaraan Dinas

Tanggerang, – Temporatur.com || Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melakukan pemeriksaan kendaraan dinas di Lapangan Satpas Prototype Satlantas Polresta Tangerang. “Pengecekan itu dilakukan sebagai langkah awal persiapan jelang pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026,” kata Indra Waspada, Senin (2/03). Pengecekan meliputi kendaraan roda dua dan roda empat, baik patroli lalu lintas maupun kendaraan operasional. Serta kendaraan ungsi lainnya yang dilibatkan dalam arus mudik dan balik Lebaran. “Selain kondisi fisik kendaraan, kami juga mengecek kelengkapan administrasi, peralatan pendukung, hingga kesiapan personel pengawak,” ujar Indra Waspada. SelanjutnyaMerajut Silaturahmi di Balik Secangkir Kopi, Sekda Taput Ajak Wartawan Junjung Tinggi KebenaranDia menegaskan, pengecekan merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi prima sebelum Operasi Ketupat Maung digelar. Hal itu agar, saat kendaraan dibutuhkan, dalam keadaan siap pakai. “Jangan sampai saat dibutuhkan di lapangan justru mengalami kendala,” ujarnya. Indra Waspada menjelaskan, Operasi Ketupat Maung merupakan operasi kemanusiaan yang berfokus […]

Bulan Suci Ramadhan Dinodai Judi Berkedok Adu Ketangkasan di Arena Pasar Malam Desa Renged Kresek?

TANGERANG, – Temporatur.com || Bulan suci Ramadhan kali ini dinodai oleh adanya judi adu ketangkasan di arena pasar malam di Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten. ‎ ‎Hasil pantauan Pokja Wartawan Gunung Kaler-Kresek membenarkan adanya judi arena adu ketangkasan yang tepat berada di sisi belakang arena pasar malam tersebut. Pada praktiknya judi tersebut berkedok ketangkasan dan keberuntungan dengan modus menjual tiket dan selanjutnya pemain mendapatkan alat ketangkasan sehingga para pemain itu mengadu nasib dan berharap memenangkan hadiah yang sangat besar,” ujar Ketua Pokja Wartawan Gunung Kaler-Kresek yang akrab disapa Alex kepada Temporatur.com, Minggu malam (1/03). ‎lebih lanjut Alex menyayangkan, gegara stand arena judi ketangkasan tersebut terlalu mencolok karena terlihat oleh anak-anak yang berkunjung di Pasar Malam Renged. “Sangat disayangkan penyelenggara pasar malam tidak melihat implikasinya terhadap anak-anak, bahkan penyelenggara lebih mementingkan keuntungan semata, terbukti adanya penjudi dikalangan anak-anak, ibu rumah tangga yang turut bermain judi berkedok adu ketangkasan,”tukas Alex. […]

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Buka Seminar Hukum Nasional

TANGERANG, — Temporatur.com || Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Seminar Hukum Nasional bertema “Anotasi KUHP dan KUHAP Terbaru: Tantangan Implementasi dan Penguatan Sistem Peradilan di Indonesia” yang diselenggarakan oleh Universitas Dharma Indonesia. Acara tersebut digepar di gelar GSG Puspemkab. Tangerang, Sabtu (28/2). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) merupakan tonggak sejarah dalam sistem hukum nasional. Namun demikian, tantangan terbesarnya adalah terletak pada implementasinya di lapangan dan dampaknya bagi masyarakat “Membuat undang-undang adalah satu tahapan penting. Namun tantangan sesungguhnya adalah bagaimana undang-undang itu dilaksanakan secara konsisten, adil, dan mampu menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid. SelanjutnyaKapasitas 1.080 Siswa, Sekolah Rakyat Katingan Perkuat Penjangkauan Anak Desil 1 dan 2Lebih lanjut ia menambahkan, tanpa kesiapan aparat yang kompeten, pemahaman yang komprehensif, serta koordinasi antarlembaga yang solid, maka implementasi norma baru dalam KUHP dan pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) berpotensi […]

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.