Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Buka Seminar Hukum Nasional

TANGERANG, — Temporatur.com || Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Seminar Hukum Nasional bertema “Anotasi KUHP dan KUHAP Terbaru: Tantangan Implementasi dan Penguatan Sistem Peradilan di Indonesia” yang diselenggarakan oleh Universitas Dharma Indonesia. Acara tersebut digepar di gelar GSG Puspemkab. Tangerang, Sabtu (28/2). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) merupakan tonggak sejarah dalam sistem hukum nasional. Namun demikian, tantangan terbesarnya adalah terletak pada implementasinya di lapangan dan dampaknya bagi masyarakat “Membuat undang-undang adalah satu tahapan penting. Namun tantangan sesungguhnya adalah bagaimana undang-undang itu dilaksanakan secara konsisten, adil, dan mampu menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid. SelanjutnyaMencuat Dugaan Ijazah Palsu Balon Kades Karangsegar Sebelumnya  Menjabat BPDLebih lanjut ia menambahkan, tanpa kesiapan aparat yang kompeten, pemahaman yang komprehensif, serta koordinasi antarlembaga yang solid, maka implementasi norma baru dalam KUHP dan pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) berpotensi menghadapi berbagai hambatan. […]

Antara Kesepian Dan Penghianatan, Serta Kematian Tragis Sang Aktivis Dipangkuan Mahameru?

Sejarah, – Temporatur.com || Musuh terberat dari idealisme bukanlah tiran yang kejam, melainkan godaan kenyamanan. Sejarah Indonesia mencatat satu nama yang membuktikan betapa rapuhnya integritas manusia ketika disodorkan kekuasaan: Soe Hok Gie. Ia adalah potret seorang intelektual yang kawan-kawannya dulu berdarah-darah meneriakkan keadilan di jalanan, namun mendadak buta dan tuli ketika sudah duduk di kursi empuk berfasilitas negara. Di tengah parade kemunafikan itu, Gie secara sadar memilih jalan yang paling menakutkan bagi kebanyakan orang: Jalan Sunyi. Ini adalah kisah tentang harga mahal sebuah prinsip, yang dibayar tuntas dengan nyawa di pelukan Mahameru. Bibit Pemberontak dari Bangku Sekolah SelanjutnyaMencuat Dugaan Ijazah Palsu Balon Kades Karangsegar Sebelumnya  Menjabat BPDLahir pada 17 Desember 1942 di Jakarta, Gie bukanlah anak muda biasa. Tumbuh di keluarga keturunan Tionghoa yang dekat dengan literasi, masa kecil Gie dihabiskan dengan melahap pemikiran Karl Marx, Mahatma Gandhi, hingga Pramoedya Ananta Toer. Dari sanalah, pemahaman tentang hak asasi manusia dan […]

Dalam Rangka HUT Pertama Gerakan Rakyat Gunung Sitoli Tanam Pohon Serta Berbuka Puasa Bersama

Sumatera Utara, – Temporatur.com || Dewan pimpinan Daerah ((DPD) Gerakan rakyat (GR) kota Gunungsitoli merayakan ulang tahun pertamanya pada Jumat (27/2/2026), dengan di hadiri seluruh pengurus DPD dan jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari enam kecamatan di kota Gunungsitoli. Acara yang digelar sejak pukul 08.00 WIB di kantor sekretariat DPD GR kota Gunungsitoli ini dimulai dengan pemasangan umbul-umbul bendera oleh seluruh anggota di area kantor, menandai lahirnya organisasi baru ini. kegiatan ini dilanjutkan dengan penanaman pohon kelapa sebagai simbol awal dan harapan agar Gerakan Rakyat dapat tumbuh serta memberi manfaat positif bagi masyarakat. SelanjutnyaMencuat Dugaan Ijazah Palsu Balon Kades Karangsegar Sebelumnya  Menjabat BPDDewan pakar DPD GR kota Gunungsitoli, Armin Telaumbanua, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pengurus dan anggota, “dengan lahirnya Gerakan rakyat di kota Gunungsitoli, mari kita bersatu, menyemarakkan kegiatan ini, dan menjadikannya contoh teladan program ke depan di tengah masyarakat, khususnya di kepulauan Nias kota Gunungsitoli,” ujar Armin. Sementara […]

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.