Hanya Beratap Terpal Pemberian BPBD, Warga Miskin di Sukamulya Berharap Program Rutilahu

Hanya Beratap Terpal Pemberian BPBD, Warga Miskin di Sukamulya  Berharap Program Rutilahu
Keterangan foto : Dok. Temporatur.com

Hanya Beratap Terpal Pemberian BPBD, Warga Miskin di Sukamulya  Berharap Program Rutilahu

BEKASI – Temporatur.com

Seorang warga miskin bernama Wardiah, warga Kampung Bungur 2 RT.01/06 Desa Sukamulya kecamatan Sukatani  Kabupaten Bekasi, terpaksa bertahan hidup di dalam rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Atas keterbatasan ekonomi, rumah tersebut kini hanya beratapkan terpal plastik pemberian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.

Kondisi ini terjadi lantaran seluruh atap asli bangunan rumahnya sudah rusak total dan lapuk dimakan usia. Karena tidak memiliki tempat tinggal lain, Wardiah beserta keluarga terpaksa menjadikan rumah beratap terpal tersebut sebagai satu-satunya tempat untuk berteduh dari terik matahari dan guyuran hujan.Untuk menyambung hidup sehari-hari, Wardiah hanya mengandalkan pendapatan dari hasil memulung barang bekas. Setiap hari ia berjalan kaki mencari sisa-sisa botol air mineral plastik yang kemudian dijual ke pengepul demi memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang serba kekurangan.

“Atap nya cuma terpal klo malam di pasang siang dibuka takut kehujanan pak, Kami berharap kepada pemerintah agar diberikan bantuan, “ujar Wardiyah, kepada media, Jumat, 17/7/2026.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Desa Sukamulya sebenarnya telah mengambil langkah cepat dengan mengusulkan bantuan perbaikan rumah kepada sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Sosial (Dinsos), BPBD, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi.

“Pemdes Sukamulya sudah mengambil langkah cepat dengan membuatkan surat yang di tujukan kepada , BPBD , Dinsos dan Baznas karena memang rumah bapak Wardiyah kemarin itu roboh karena sudah rapuh,” ujar Madrawi BPD Terpilih Sukamulya.

Pihak desa berharap agar rumah Wardiah diprioritaskan masuk dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bekasi.Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada respons maupun realisasi bantuan nyata dari Pemerintah Kabupaten Bekasi terkait usulan tersebut.Neneng, selaku menantu yang mewakili keluarga Wardiah, sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Bekasi segera turun tangan memberikan bantuan renovasi.

Pihak keluarga berharap penuh agar hunian mereka dapat segera diperbaiki menjadi rumah yang layak dan aman untuk ditinggali.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *