Proyek Drainase Ratusan Juta di Kp Pintu Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Dikerjakan Asal-asalan
- account_circle Suryo S
- calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

Keterangan foto: Proyek Drainase Ratusan Juta di Kp Pintu Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Dikerjakan Asal-asalan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Proyek Drainase Ratusan Juta di Kp Pintu Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Dikerjakan Asal-asalan
Pembangunan drainase saluran air di Kp.Pintu RT 001/ RW 005 Desa Bantarjaya kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi dikerjakan asal- asalan asal jadi menjadi sorotan Publik menyusul proyek pembangunan drainase senilai ratusan juta rupiah diduga Proyek yang dikerjakan oleh CV Karya Putra Muda, yang menelan anggaran sebesar Rp 616, 881, 400, 00,- menuai kritik tajam dari warga sekitar
Warga mempertanyakan kualitas konstruksi serta transparansi penggunaan anggaran. Keraguan tersebut muncul seiring dengan kondisi drainase yang tampak pengerjaan asal-asalan, asal jadi bahkan sebelum proyek resmi dinyatakan selesai.
Berdasarkan pantauan langsung Media Temporatur.com di lapangan, tampak beberapa bagian drainase renggang dan terlihat menonjol ada pohon dari bagan proyek, belum lagi terpantau dalam pengerjaan nya dari volume adukan pasir dan semennya diduga dikurangi, sudah dipastikan tidak ada kekutan, pasalnya’ pengelolaan adukan semennya tidak ada kekuatan,pada.Kamis, 10/04/2025.
Edi warga sekitar mengungkapkan ahwa konstruksi yang tidak rapi, dengan sambungan yang longgar dan tidak rata
dan menonjolkan ada pohon dari bgan proyek, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan daya tahan drainase dalam jangka panjang, serta potensi kerusakan yang dapat mengganggu kelancaran saluran air sesuai fungsinya.

Keterangan foto: Proyek Drainase Ratusan Juta di Kp Pintu Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Dikerjakan Asal-asalan
“Kami sebagai warga merasa sangat prihatin dengan kondisi drainase ini.
Dana yang digelontorkan sangat besar, namun hasilnya mengecewakan,” ujar Edi.
Pengerjaan proyrk yang terkesan terburu-buru sudah dipastikan hasil tidak akan maksimal dan sesuai spesifikasi,”imbuhnya.
Proyek drainase tidak akan bertahan lama dan akan menjadi beban anggaran daerah di kemudian hari. khawatir drainase tersebut dapat menimbulkan genangan air yang mengganggu aktivitas bukan malah solusi untuk terhindar dari dampak banjir.”Harusnya pemerintah lebih teliti dalam memilih kontraktor dan mengawasi jalannya proyek. Jangan sampai uang rakyat terbuang sia-sia,” Sambung Edi.
Informasi transparansi dalam pengelolaan anggaran proyek tersebut. Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait proyek drainase di Kp.Pintu desa Bantarjaya.
Sain itu juga ada beberapa orang warga lingkungan setempat juga t menyatakan keprihatinan mereka dan berencana untuk melakukan investigasi lebih lanjut. dan mendesak pemerintah Kabupaten Bekasi Khususnya Dinas Bina Marga Dan Sumberdqya Air (DBMSDA) untuk melakukan audit terhadap proyek tersebut dan menindak tegas jika ditemukan adanya penyimpangan atau indikasi korupsi. “Ini bukan hanya soal kualitas drainase, tetapi juga soal kepercayaan publik terhadap pemerintah,”
berdasarkan data dari Mitra Masyarakat.” Transparansi dan akuntabilitas mutlak diperlukan dalam pengelolaan anggaran
Pemerintah Kabupaten Bekasi hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait protes warga mengenai proyek drainase tersebut. Namun, tekanan dari masyarakat dan Awak Media setempat semakin menguat, mendesak pemerintah untuk segera memberikan penjelasan dan solusi atas permasalahan ini. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan perlunya pengawasan yang ketat dan transparansi yang tinggi dalam setiap proyek
Pembangunan infrastruktur di daerah, guna memastikan kualitas dan efektivitas penggunaan anggaran negara. Nasib proyek drainase di kp Pintu RT 001/005
Desa Bantar jaya kecamatan Pebayuran
yang dikerjakan oleh CV Karya Putra Muda
menjadi pertanyaan besar yang menanti jawaban dari pihak berwenang.
(M.UMPAH)
- Penulis: Suryo S




Saat ini belum ada komentar