Lamhot Sinaga Perjuangkan Cable Car ke Pulau Sibandang, Dorong Wisata Taput Naik Kelas
- account_circle Suryo Sudharmo
- calendar_month 20 menit yang lalu
- print Cetak

Oplus_16908288
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Taput — Temporatur.com |Pengembangan pariwisata Tapanuli Utara di kawasan Danau Toba tidak hanya diarahkan pada promosi destinasi, tetapi juga penguatan akses dan infrastruktur pendukung. Salah satu gagasan yang tengah diperjuangkan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Ir. Lamhot Sinaga, adalah pembangunan cable car atau kereta gantung menuju Geosite Pulau Sibandang, Kecamatan Muara.
Lamhot mengungkapkan, gagasan tersebut menjadi salah satu upayanya mendorong agar potensi wisata Tapanuli Utara mendapat dukungan pengembangan di tingkat pusat.
“Potensi pariwisata di Tapanuli Utara ini sangat luar biasa. Ada Air Soda di Tarutung, Air Panas, Salib Kasih, Huta Ginjang dan Pulau Sibandang di Muara. Dan saya sekarang sedang memperjuangkan pembangunan cable car (kereta gantung) ke Pulau Sibandang,” ujar Lamhot di Aula Dekranasda Tapanuli Utara, Kamis (17/9/2026).
Menurut Lamhot, pengembangan akses menuju destinasi wisata menjadi bagian penting untuk mendorong kawasan Danau Toba semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.
Tak hanya Pulau Sibandang, Lamhot juga mendorong pola kolaborasi empat kabupaten di wilayah daerah pemilihannya melalui penyelenggaraan event bertaraf internasional.
Ia mengatakan, masing-masing kabupaten diharapkan dapat mengembangkan satu kegiatan internasional yang kemudian dipromosikan secara bersama sebagai rangkaian agenda wisata kawasan.
“Empat kabupaten ini, saya sudah bilang kepada Bupati Jonius, satu kegiatan event internasional per kabupaten. Kita yang empat kegiatan ini harus kompak secara bergotong royong. Mari kita rumuskan kegiatan internasional apa yang cocok di tiap kabupaten,” katanya.
Lamhot menyampaikan gagasan tersebut saat menghadiri kegiatan Promosi Branding Wonderful Indonesia melalui Media Sosial di Gedung Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara, Tarutung.
Kegiatan hasil inisiasi Lamhot Sinaga bersama Kementerian Pariwisata RI itu diikuti pegiat pariwisata dan pelaku UMKM se-Kabupaten Tapanuli Utara. Hadir pula Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Pariwisata RI Natalia Dhian Karismasari dan narasumber Binsar Simatupang.
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan Lamhot Sinaga terhadap pengembangan pariwisata serta ekonomi kreatif di daerah.
Deni mengatakan, perkembangan teknologi digital membuka ruang yang luas bagi pelaku pariwisata dan UMKM untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
“Saat ini hampir seluruh aktivitas masyarakat terhubung dengan media digital. Ini menjadi peluang besar bagi kita untuk mempromosikan karya, produk UMKM, dan potensi wisata daerah melalui media sosial,” ujar Deni.
Ia mengajak pegiat pariwisata dan pelaku UMKM memperkuat sinergi dalam mempromosikan sejumlah destinasi unggulan Tapanuli Utara, termasuk Salib Kasih, Wisata Air Soda, Permandian Air Panas, Huta Ginjang dan Pulau Sibandang.
Penguatan sektor pariwisata juga berjalan beriringan dengan dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif. Dalam kegiatan tersebut, BRI melalui Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyerahkan bantuan pengadaan peralatan UMKM senilai Rp500 juta kepada Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara.
Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM, khususnya para perajin dan penenun lokal.
Ketua Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Dekranasda serta pelaku UMKM Tapanuli Utara.(NH)
- Penulis: Suryo Sudharmo


Saat ini belum ada komentar