BEKASI, temporatur.com – Kabupaten Bekasi dikenal sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Pabrik berdiri megah, roda ekonomi berputar kencang. Tapi di balik itu, ada krisis pendidikan yang mengkhawatirkan: sekitar 20 ribu anak Bekasi dipastikan tersingkir dari SMA/SMK Negeri setiap tahun. Data itu diungkap hasil monitoring Lembaga Swadaya Masyarakat TRINUSA DPN terkait Seleksi Penerimaan Murid Baru SPMB atau PPDB SMA/SMK Negeri Kesenjangan lebar antara jumlah lulusan SMP dan daya tampung sekolah negeri jadi akar masalah menahun. Kuota Minim vs Lulusan Meledak: Sistem Penyaring, Bukan Penampung Koordinator Bidang Pencegahan & Monitoring TRINUSA DPN, Darto, menyebut angka 20 ribu bukan sekadar statistik. Itu masa depan anak Bekasi yang terancam hilang hak konstitusionalnya. Kami melihat ada pembiaran terstruktur dari tahun ke tahun. Pemda tahu lulusan SMP meledak tiap tahun, tapi pembangunan Ruang Kelas Baru dan Unit Sekolah Baru SMA/SMK Negeri di Bekasi sangat lambat, ujar Darto, Rabu 18/6/2026. Menurutnya, sistem seleksi sekarang […]










