Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Lagi, Aksi Perundungan Kembali Terjadi! Kali Ini 3 Siswa Aniaya Siswi Berjilbab

Lagi, Aksi Perundungan Kembali Terjadi! Kali Ini 3 Siswa Aniaya Siswi Berjilbab

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lagi, Aksi Perundungan Kembali Terjadi! Kali Ini 3 Siswa Aniaya Siswi Berjilbab

Jakarta-Temporatur.com || Aksi perundungan di lingkungan sekolah masih saja terjadi. Seperti yang videonya viral baru-baru ini.

Dalam video yang beredar terlihat aksi perundungan yang dilakukan 3 orang pelajar laki-laki terhadap seorang siswi berhijab.

Ketiga pelaku tampak melakukan kekerasan fisik terhadap korban. Sementara korban terlihat hanya menunduk pasrah sembari menahan rasa sakit.

Mirisnya lagi, aksi perundungan tersebut seolah sengaja direkam oleh seseorang yang menyaksikannya.

Video perundungan tersebut turut dibagikan ulang oleh anggota DPR RI Komisi III Ahmad Sahroni di Instagramnya. Ahmad Sahroni menyebut, belum diketahui pasti dimana aksi perundungan viral itu terjadi. Namun ia menyayangkan kasus bullying atau kekerasan masih saja terjadi di lingkungan sekolah.

Belum terinfo dimana yah, tapi kok kejadian terus?,” tulis Ahmad Sahroni, dikutip Minggu, (10/9).

Kasus ini pun ramai ditanggapi oleh netizen. “UU perlindungan anak perlu di revisi,tidak usah melindungi anak dengan adab seperti ini,harus ada hukuman tegas untuk hal seprti ini agar mungkin dapat menekan jumlah kasusnya, ini biadab,” komentar akun @olvaholvah

Di komentar lain mengatakan, “Begini jadinya kalau setiap guru didik murid keras dikit dibilang bukan jamanya lagi, masih ada cara lain bla bla bla kalau sudah begino jadi binging mau gimana,” kata akun @dhimasdhily.

(Lie)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less