Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Guruh Soekarnoputra, Putra Bungsu Bung Karno dan Maestro Seni Indonesia, Meninggal Dunia

Guruh Soekarnoputra, Putra Bungsu Bung Karno dan Maestro Seni Indonesia, Meninggal Dunia

  • account_circle Suryo
  • calendar_month 30 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Guruh Soekarnoputra, Putra Bungsu Bung Karno dan Maestro Seni Indonesia, Meninggal Dunia

JAKARTA – Temporatur.com

Kabar duka menyelimuti tanah air. Seniman, budayawan, sekaligus politikus senior Indonesia, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026 pukul 04.16 WIB.

Putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno tersebut mengembuskan napas terakhirnya pada usia 73 tahun saat menjalani perawatan intensif di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

Kabar berpulangnya maestro musik Indonesia ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra bin Sukarno pada usia 73 tahun,” ujar Hasto melalui keterangan tertulisnya.

Mewakili keluarga besar dan partai, Hasto memohon doa serta keikhlasan masyarakat untuk membukakan pintu maaf sebesar-besarnya atas segala kesalahan almarhum semasa hidup.

Sebelum dinyatakan wafat, adik kandung dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ini sempat menjalani perawatan intensif selama kurang lebih dua pekan di rumah sakit.

Kondisi kesehatannya dikabarkan menurun drastis hingga sempat berada dalam fase kritis dan belum sadarkan diri sejak Kamis, 24 September 2026.Kondisi kritis sang budayawan bahkan sempat menarik perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto, yang meminta tim medis memberikan upaya penanganan paling maksimal.

Kendati tim dokter telah memberikan pengawasan ketat, takdir berkata lain pada Sabtu subuh.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan dedikasi almarhum terhadap bangsa, DPP PDI Perjuangan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus partai dari tingkat pusat hingga anak ranting untuk mengibarkan bendera PDI Perjuangan setengah tiang selama tujuh hari ke depan.

Saat ini, jenazah Guruh Soekarnoputra telah dibawa menuju rumah duka untuk proses persemayaman. Pihak keluarga dan kerabat dekat berangsur mendatangi lokasi untuk memberikan penghormatan terakhir.

Terkait rincian lokasi dan waktu pemakaman, pihak perwakilan keluarga akan memberikan informasi lebih lanjut.

Guruh Soekarnoputra meninggalkan warisan karya yang tak ternilai bagi dunia seni pertunjukan, koreografi, dan musik Indonesia. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia kebudayaan dan panggung politik nasional.

(SS/Red)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less