Perjuangan Robby Hendrawan, Seniman Otodidak Bandung : Dari Emper BIP Menuju Cita-cita Galeri Sendiri
- account_circle Suryo S
- calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
- print Cetak

Dokumentasi Temporatur.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Perjuangan Robby Hendrawan, Seniman Otodidak Bandung: Dari Emper BIP Menuju Cita-cita Galeri Sendiri
Kisah inspiratif datang dari Robby Hendrawan, seorang seniman lukis dan patung asal Bandung, yang menunjukkan ketekunan dan bakat alami dalam dunia seni, meskipun tanpa latar belakang pendidikan formal. Robby, yang sepenuhnya otodidak, kini berjuang untuk menghidupkan seni patung besi betonnya dan berharap adanya dukungan pemerintah setempat.
Sejak kecil, Robby telah menunjukkan bakat melukis yang kemudian ia kembangkan secara mandiri. Ia memulai perjalanan profesionalnya sebagai pelukis dekorasi di hotel, sebelum akhirnya memantapkan hati untuk fokus pada seni patung berbahan dasar besi beton.
“Saya adalah seniman otodidak, tidak ada yang mengarahkan saya selain om saya. Saya telah menggeluti dunia seni sejak 2013,” ungkap Robby, yang kini bergabung dengan sebuah sanggar foto lukisan.
Perjalanan Robby tidak selalu mulus. Ia menjajakan karya-karyanya di emperan Bandung Indah Plaza (BIP) dengan harga minimal Rp 30 ribu. Berkat bantuan seorang pegawai, beberapa karyanya mulai menemukan pembeli.
Salah satu pencapaian terbesarnya adalah ketika lukisan ikan marlin karyanya terjual seharga Rp 1 juta kepada Ibu Ria, dan tawaran lain senilai Rp 3 juta yang berhasil melunasi hutang kontrakan rumahnya. Karyanya kini telah diapresiasi dan dibeli oleh beberapa kolektor lokal.
Meskipun telah mencapai beberapa penjualan, Robby masih menyimpan harapan besar. Ia memiliki cita-cita mulia untuk memiliki galeri dan workshop sendiri. Tempat tersebut tidak hanya akan menjadi wadah baginya untuk berkarya, tetapi juga untuk membantu dan mengajar orang lain yang ingin belajar seni.
Dalam wawancaranya, Robby turut menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah setempat. Ia berharap pemerintah dapat menyediakan fasilitas, dukungan promosi, serta program pelatihan dan workshop bagi para seniman muda. Menurutnya, dukungan ini krusial untuk meningkatkan kualitas karya seni lokal dan, pada akhirnya, turut mendongkrak ekonomi kreatif daerah.
“Saya berharap bahwa pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan seniman dan memberikan dukungan yang diperlukan untuk membantu kita mencapai cita-cita kita,” tutup Robby, menekankan pentingnya peran seni dan seniman dalam masyarakat.
(Red)
- Penulis: Suryo S






Saat ini belum ada komentar