Inovasi Camat Muaragembong Dr H. Sukarmawan M.Pd yang Luar Biasa, Namun Dihantui Persoalan di Tingkat Desa
Camat Muaragembong, Dr. H. Sukarmawan, M.Pd., terus menorehkan berbagai inovasi demi memajukan wilayah pesisir Kabupaten Bekasi. Mulai dari peningkatan pelayanan publik, penguatan nilai-nilai religius, pengembangan pariwisata, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, berbagai terobosan digagas untuk mendorong kemajuan Muaragembong.
Dalam wawancara sebelumnya pada 24 Januari 2025, Sukarmawan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program-program inovatif. Salah satunya adalah peluncuran IQROM (Ikatan Qori Remaja Orang Muaragembong), yang direncanakan digelar dua bulan mendatang sebagai upaya menumbuhkan semangat religius di kalangan generasi muda.
Di sektor pelayanan publik, program Yanmas Mugeri (Pelayanan Masyarakat Muaragembong Berseri) diluncurkan dengan slogan “Pelayanan Kerja Ikhlas, Amalkan Tugas”, menciptakan pelayanan yang bukan hanya cepat dan tepat, tetapi juga menyentuh sisi spiritual masyarakat.
Gerakan Gema Magadir (Gerakan Magrib Mengaji di Rumah Bersama Keluarga) juga telah diterapkan di enam desa. Program ini melibatkan para ustaz dan majelis taklim setempat, dan disambut positif warga karena dinilai mampu memperkuat ikatan keluarga serta membentuk karakter religius anak-anak sejak dini.
Dalam pengembangan pariwisata, Sukarmawan mendorong konsep Mugekiwari (Muaragembong Kecamatan Indah Bahari), dengan prioritas pembangunan infrastruktur penghubung seperti jembatan antara Pantai Mekar dan Pantai Bakti. Akses ke destinasi unggulan seperti Pantai Beting, Bungin, dan Muarabendera juga ditingkatkan. Program ini turut mencakup pelestarian mangrove, konservasi lutung Jawa, serta revitalisasi ikon wisata seperti Jembatan Cinta dan Saung Alas.
Di bidang olahraga, klub sepak bola MUGES FC dibentuk untuk membina anak-anak usia 12–17 tahun dari seluruh desa. Mereka dilatih oleh empat pelatih berpengalaman dan rutin mengadakan latihan tiga kali seminggu.
Kepedulian sosial pun tidak luput dari perhatian. Melalui GBHT Mugeri (Gerakan Berbagi Hasil Tambak Muaragembong Berseri), para tengkulak tambak diajak menyisihkan sebagian hasil usaha mereka untuk membantu warga miskin dan anak-anak penderita gizi buruk.
“Semua inovasi ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjadikan Muaragembong lebih maju dan sejahtera, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujar Sukarmawan kepada Temporatur.com.
Namun, di tengah semangat perubahan tersebut, dinamika di tingkat desa justru menjadi sorotan. Dalam sepekan terakhir, dua desa — Pantai Sederhana dan Pantai Mekar — dilanda aksi unjuk rasa warga yang menuntut transparansi dalam pengelolaan pemerintahan desa.
Di Desa Pantai Sederhana, warga menuntut keterbukaan dalam pengelolaan Dana Desa dan mencurigai adanya praktik penyelewengan. Mereka mendesak dilakukannya audit menyeluruh serta keterbukaan informasi kepada publik.
Situasi serupa terjadi di Desa Pantai Mekar. Warga mempertanyakan distribusi bantuan untuk nelayan yang dinilai tidak jelas dan tidak tepat sasaran.
“Kami ingin tahu siapa saja nelayan yang menerima bantuan itu. Jangan hanya dijadikan laporan tanpa bukti,” teriak salah satu warga dalam aksi protes di depan kantor desa.
Kondisi ini menampilkan adanya ketimpangan antara visi besar Camat Sukarmawan dengan pelaksanaan pemerintahan di tingkat desa. Jika tidak segera direspons, masalah ini dikhawatirkan akan menghambat laju berbagai program strategis yang sedang dijalankan.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Camat Sukarmawan justru menunjukkan sikap tenang dan optimistis.
> “Tidak apa-apa… itu semua memotivasi saya selaku camat untuk membuat inovasi baru,” balasnya singkat namun penuh makna.
Meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya transparansi dan akuntabilitas seharusnya menjadi momentum bagi para kepala desa untuk bergerak sejalan dengan semangat perubahan yang tengah digaungkan dari tingkat kecamatan.
Jika semua elemen mampu bersinergi, Muaragembong berpotensi menjadi contoh nyata kemajuan kawasan pesisir yang berkelanjutan di Kabupaten Bekasi.
(EaR(















