Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Terkait Penggunaan Senpi Anggota Kepolisian, Kompolnas Minta Presiden Prabowo Evaluasi 

Terkait Penggunaan Senpi Anggota Kepolisian, Kompolnas Minta Presiden Prabowo Evaluasi 

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Temporatur.com || Presiden Prabowo Subianto diminta untuk melakukan evaluasi kebijakan penggunaan senjata api (senpi) pada anggota kepolisian.

Terkait hal tersebut Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam suratnya kepada Presiden Prabowo Subianto sebagaimana disampaikan Komisioner Kompolnas, Muhammad Choirul Anam. “Kita memberikan catatan terkait kasus SMKN dan beberapa kasus terkait penyalahgunaan senjata api,” kata Anam sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Jumat (13/12).

“Kami telah merumuskan saran bijak terkait dengan penggunaan senjata api ini. Saran bijak ini kami tujukan kepada presiden dengan satu paradigma bahwa perlunya melakukan suatu evaluasi kebijakan atas penggunaan senjata yang lebih humanis,” lanjut Anam.

Lebih lanjutpun Anam menjelaskan, “Humanis yang dimaksud adalah melalui penggunaan lethal weapons dan non-lethal weapons. Seperti halnya menggunakan teaser gun atau kejut listrik”.

Di samping soal evaluasi penggunaan senpi, Anam mengungkapkan, surat kepada Presiden Prabowo juga berisi saran terkait pentingnya kehadiran layanan psikologis untuk anggota Polri. “Pelayanan psikologis, terkait dengan mental health dan pendekatan humanis ini juga kami sertakan dalam surat tersebut. Ini bukan hanya atensi Kompolnas tapi juga Pak Kapolri,” ujar Anam.

Perlu diketahui, kasus penembakan yang dilakukan polisi meningkat di penghujung Tahun 2024. Antara lain, kasus polisi tembak polisi yang melibatkan dua personel Kepolisian Resor (Polres) Solok Selatan terjadi di Kabupaten Solok Selatan.

“Pelaku adalah Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar terhadap rekannya, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshari. Akibat dari peristiwa tersebut, AKP Ryanto Ulil Anshari tewas, dalam kasus lain adanya penembakan siswi SMKN di Semarang yang dilakukan Aipda Robig terjadi pada Minggu (24/11/2024), “pungkas Anam.

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bey Machmudin Ajak Masyarakat Teladani KH. Abdul Chalim

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Jawa Barat Temporatur.com SelanjutnyaKLH Panggil Perwakilan Petani Bekasi, Dalami Dugaan Pencemaran Sungai BSH 9Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin membuka acara sarasehan silaturahmi keluarga Pahlawan Nasional KH. Abdul Chalim (Alm.) di El Hotel, Kota Bandung, Senin (27/11/2023). KH. Abdul Chalim ditetapkan sebagai pahlawan nasional berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 115/TK/Tahun […]

  • Aksi Damai di Kalbar: Anak-Anak Ikut Terlibat, Polisi Bertindak

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Aksi damai jilid IV yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kalimantan Barat di depan Mapolda Kalbar pada Sabtu (30/8) diwarnai insiden penyusupan puluhan anak di bawah umur. Beberapa di antaranya kedapatan membawa benda berbahaya.

  • Buruh Sawit Kalbar Bersatu: Menuntut Perlindungan Hukum melalui Perda

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Hari itu, Kamis pagi yang cerah di Pontianak. Suasana di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat tampak lebih ramai dari biasanya. Di Ruang Meranti, satu per satu perwakilan buruh dari berbagai organisasi memasuki ruangan dengan langkah tegas, membawa harapan dan tuntutan. Mereka adalah bagian dari Aliansi Buruh Sawit Kalimantan Barat (ABS Kalbar) — suara-suara dari balik kebun kelapa sawit yang selama ini sering tenggelam dalam sunyi.
    Sekitar pukul 10.00 WIB, audiensi dengan Komisi V DPRD dimulai. Sebanyak 25 orang delegasi mewakili berbagai organisasi buruh, di antaranya SBK Kalbar, FSPBR, GSBI Bengkayang, SERBUK, AGRA, Link-AR Borneo, serta Seknas Koalisi Buruh Sawit (KBS). Mereka tak hanya membawa daftar masalah, tapi juga membawa semangat untuk perubahan: mendesak lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Buruh Sawit.
    Satu per satu perwakilan menyampaikan kenyataan di lapangan: upah yang tak sebanding dengan beban kerja, sistem kontrak yang terus diperluas, tekanan target kerja yang melumpuhkan, hingga praktik outsourcing yang merampas kepastian kerja. Mereka juga mengangkat persoalan besar lainnya: minimnya jaminan kesehatan dan keselamatan kerja (K3), serta kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang terus terjadi.

  • Aksi Adelia Menjadi Inspirasi bagi Gerakan Menanam Pohon

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Aksi Adelia Menjadi Inspirasi bagi Gerakan Menanam Pohon

  • Satgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad Sigap Dalam Penanganan Pasca Banjir di Entikong

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Suryo Sudharmo
    • 0Komentar

    Entikong, — Temporatur.com || Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Sektor Barat menunjukkan kesigapan dalam membantu penanggulangan bencana pasca banjir di wilayah Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar dipimpin langsung oleh Letkol Arh Andy Qomarudin. “Prajurit Pos Kotis Gabma Entikong bergerak cepat melaksanakan evakuasi warga terdampak, pendistribusian bantuan, serta membantu pengamanan dan normalisasi wilayah pascabanjir,” kata Letkol […]

  • Sudah Tidak Aman, Helm Wartawan Hilang di Depan Warkop Kos 28 Rawajati Barat 3

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • 0Komentar

    JAKARTA, TEMPORATUR.COM Helm milik wartawan Rizal Media suaranasionapos.com, hilang saat bersilaturahim dengan teman sesama Jurnalis di wilayah Rawajati Barat Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan Ia menyadari bahwa Helm miliknya raib dari area depan Warkop Kos 28 di Rawajati Barat saat hendak pulang. Peristiwa hilangnya helm milik Rizal itu pada Jum’at (21/08/26) siang pukul 13.20 wib. Ia […]

expand_less