Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Pihak PT Graha Buana Cikarang Jababeka Tidak Mengindahkan Somasi Kuasa Hukum Ibu Nyimas Susi Turiyana Siap Tempuh Jalur Hukum

Pihak PT Graha Buana Cikarang Jababeka Tidak Mengindahkan Somasi Kuasa Hukum Ibu Nyimas Susi Turiyana Siap Tempuh Jalur Hukum

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pihak PT Graha Buana Cikarang Jababeka Tidak Mengindahkan Somasi Kuasa Hukum Ibu Nyimas Susi Turiyana Siap Tempuh Jalur Hukum

Bekasi.- Temporatur.com

Ibu Nyimas Susi Turiyana merasa sangat kecewa karena uangnya tidak dikembalikan oleh Graha Buana Cikarang, yang nota bene merupakan developer yang cukup terkenal.

Kuasa hukum Ibu Nyimas Susi Turiyana, yang merupakan bagian dari Firma Hukum yakni  Nurhasan, Hadromi bersama Meryanto SH,

“Pihak pembeli akan membawa masalah ini ke ranah litigasi, baik ke ranah pidana karena ada indikasi dugaan penipuan dan/atau penggelapan yang dilakukan oleh oknum GBC atau GBC itu sendiri, sehingga hak kepemilikan ruko dapat dialihkan, maupun ke ranah perdata dengan pelanggaran yang dilakukan GBC terhadap perjanjian jual beli ruko, tukasnya.

Pihak PT Graha Buana Cikarang Jababeka Tidak Mengindahkan Somasi Kuasa Hukum Ibu Nyimas Susi Turiyana Siap Tempuh Jalur Hukum

Pihak PT Graha Buana Cikarang Jababeka Tidak Mengindahkan Somasi Kuasa Hukum Ibu Nyimas Susi Turiyana Siap Tempuh Jalur Hukum

“Perkara ini akan dibawa ke ranah hukum karena jelas adanya indikasi pidana, cetus Hadromi SH.

Nurhasan SH menambahkan bahwa menurutnya, hal ini sudah merupakan indikasi pidana yang dilakukan oleh pihak Graha Buana Cikarang yang melakukan penipuan terhadap klien kami, Kuasa hukum telah mempersiapkan berkas-berkas sebagai laporan penipuan dan penggelapan, namun tidak ada itikad baik dari manajemen PT Graha Buana Cikarang,kata Nurhasan

Kuasa Hukum dan Ibu Nyimas sebenarnya ingin menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan karena hubungan Ibu Nyimas dengan GBC sudah terjalin lama, dimana Ibu Nyimas merupakan konsumen lama GBC. Ibu Nyimas sudah menjadi konsumen GBC sebelum masalah ini muncul, namun perlakuan GBC terhadap konsumen lamanya sangat tidak layak dan jauh dari hubungan yang sehat.
Ibu Nyimas, sebagai konsumen lama, mendapat perlakuan yang tidak pantas dan akhirnya merugi sebagai konsumen GBC,pungkasnya.**

(SS/Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Hari Pahlawan Peninjauan Kembali (PK) Alvin Lim dikabulkan dan Akan Segera Bebas

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Jakarta, – Temporatur.com LQ Indonesia Lawfirm mengumumkan hasil putusan Mahkamah Agung yang memutuskan mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) Alvin Lim yang bertepatan pada Hari Pahlawan. SelanjutnyaIWO Indonesia DPW Jakarta Desak Pemprov Pastikan Relokasi Warga 30 Tahun Terdampak Banjir di Gang SeruniMelalui Advokat Rustina Haryati, SH dalam keterangan persnya, LQ Indonesia Lawfirm merasa sangat bersyukur dan […]

  • Reysendi Anang Prawira Atlet NPCI Kab.Bekasi, Atlet Terbaik di Ajang Peparda III Jabar Garut Hattrick Raih 3 Medali

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Bekasi- Jabar || Temporatur.com  Siswa SMPN 9 Tambun Selatan, Reysendi Anang Prawira, menjadi atlet disabilitas Kabupaten Bekasi terbaik di ajang Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Barat (Jabar) yang dilangsungkan pada 26 sampai 28 Juni 2023 di Kabupaten Garut. SelanjutnyaJAPMI dan JaMWAs Gelar Aksi di KPK, Desak Penetapan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Proyek […]

  • Warga Ber KTP Digital, Meski Tidak Sesuai Domisili Dapat Memberikan Hak Suara Pada Pemilu 2024

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Kabupaten Bekasi ||Berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 66 Tahun 2024 Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilihan Umum, terdapat peraturan baru yang memungkinkan masyarakat yang memiliki KTP Digital, meskipun berbeda domisili dengan tempat mereka tinggal saat ini, tetap diperbolehkan memberikan hak suaranya pada Pemilu 2024. Hal ini merupakan perkembangan signifikan dalam upaya menciptakan pemilihan umum yang lebih inklusif dan demokratis.

  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional Polsek Tanah Abang Hadiri Penanaman Jagung di Desa Pandan 

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional Polsek Tanah Abang Hadiri Penanaman Jagung di Desa Pandan 

  • Silahturrahmi DPP FPHI, Korda Kabupaten Bekasi Bersama PJ Bupati Bekasi

    • calendar_month Jumat, 14 Apr 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Bekasi – Jabar || Temporatur.com Dewan Pimpinan Pusat Forum Pembela Honor Indonesia (FPHI), Kordinator Daerah Kabupaten Bekasi ( Korda FPHI Kabupaten Bekasi) bersama Ketua Tim Advokasi FPHI menggelar pertemuan Silaturrahmi dengan PJ Bupati Bekasi H.Dani Ramdan ST. SelanjutnyaJAPMI dan JaMWAs Gelar Aksi di KPK, Desak Penetapan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Proyek BekasiDalam oertemuan tersebut […]

  • Bupati Taput Tekankan Sinergi Pemerintah dan Gereja dalam Pembangunan SDM

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Suryo Sudharmo
    • 0Komentar

    TAPUT – Temporatur.com |Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan gereja dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), saat menghadiri Ibadah Penyerahan Hibah Gedung Pertemuan, Kantor Wilayah, Mess, Rumah Pareses HKI Silindung II Pangaribuan, serta Gereja HKI Munson Lyman Desa Dolok Nauli, di Kompleks Perumahan Fatimah Regency, […]

expand_less