Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Desa » Jadi Pelopor Pendidikan Gratis, Program Sekolah Kesetaraan Kades Lambangsari Banjir Apresiasi

Jadi Pelopor Pendidikan Gratis, Program Sekolah Kesetaraan Kades Lambangsari Banjir Apresiasi

  • account_circle Suryo
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jadi Pelopor Pendidikan Gratis, Program Sekolah Kesetaraan Kades Lambangsari Banjir Apresiasi

BEKASI – Temporatur.com

Program Sekolah Kesetaraan (Kejar Paket) yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, sukses menjadi percontohan di wilayah Kabupaten Bekasi.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Pipit Haryanti, S.Ei, program gratis ini menorehkan keberhasilan gemilang dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak resmi dibuka pada tahun 2024 lalu.

Desa Lambangsari tercatat sebagai pionir sekaligus satu-satunya pemerintahan desa di Kabupaten Bekasi yang menyelenggarakan program Sekolah Kesetaraan secara mandiri dan tanpa pungutan biaya.

youtube placeholder image

Langkah berani ini merupakan realisasi dari visi dan misi Pipit Haryanti yang tertuang dalam RPJMDes 2018-2024 dan RKPDes 2024.

Dalam pelaksanaannya, Pemdes Lambangsari berkolaborasi dengan PKBM Sultan Hasanudin untuk memberikan fasilitas belajar bagi warga yang putus sekolah.

Berdasarkan data pemutakhiran terkini tahun 2026, antusiasme warga tetap terjaga dengan dinamika jumlah peserta didik sebagai berikut:

Tahun Ajaran 2024/2025 (Total 24 Siswa):

Paket A (setara SD): 1 siswa

Paket B (setara SMP): 16 siswa

Paket C (setara SMA): 7 siswa

Tahun Ajaran 2025/2026 (Total 19 Siswa):

Paket A (setara SD): 3 siswa

Paket B (setara SMP): 3 siswa

Paket C (setara SMA): 13 siswa

Keberhasilan program pendidikan nonformal ini pun menuai banjir apresiasi dari berbagai otoritas pendidikan.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi melalui Seksi Bidang Kurikulum PAUD dan PNF memuji inisiatif ini sebagai terobosan besar untuk mendongkrak angka partisipasi sekolah. Pihak Disdik bahkan membuka peluang agar program replikasi serupa dapat diakomodasi ke dalam anggaran APBD jika terus konsisten berjalan.Apresiasi senada datang dari Dewan Pendidikan Kabupaten Bekasi.

Lembaga ini menilai kesuksesan Desa Lambangsari dapat menjadi pemantik motivasi bagi desa-desa lain. Secara jangka panjang, program ini berkontribusi langsung dalam menaikkan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di tingkat kabupaten.

Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti, menegaskan bahwa status Lambangsari sebagai Desa Mandiri harus selaras dengan kualitas riil warganya di lapangan.

Mengingat syarat minimal dunia kerja yang makin tinggi, kehadiran Sekolah Kesetaraan ini menjadi jembatan krusial.

“Kami ingin mengangkat derajat ekonomi warga agar lebih sejahtera. Tidak hanya membekali peserta dengan ijazah resmi yang terakreditasi untuk lanjut kuliah atau kerja, program ini juga membekali warga dengan life skill (keterampilan hidup) untuk berwirausaha demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkas Pipit.

(SS/Red)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less