KARAWANG – Temporatur.com Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun yang mengalami disabilitas mental asal Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengalami luka serius hingga koma setelah dikepung dan dihakimi massa di Dusun Ondang 1, RT 006 RW 003, Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, pada Selasa malam (4/11). Korban tiba di Unit Gawat Darurat RSUD Karawang pada pukul 04.00 dini hari Rabu (5/11) dengan kondisi luka berat, khususnya di bagian kepala. Pihak dinas sosial setempat mendapatkan laporan keberadaan korban dan langsung menangani. “Terlepas dari dia maling atau tidak, dia adalah anak disabilitas mental. Kenapa harus dihakimi sampai separah itu?” kata Asep Riyadi, Pekerja Sosial Ahli Pertama dari Dinas Sosial Kabupaten Karawang. Menurut Asep, korban merupakan anak yatim piatu yang hingga kini diasuh oleh ibu dan kakak angkat. Ia juga menjelaskan bahwa tahun lalu pernah mengevakuasi anak itu di Pasar Cikampek ketika ditemukan berjalan tanpa busana, kemudian dibawa ke rumah singgah sebelum dibawa ke […]
KARAWANG – Temporatur.com Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun yang mengalami disabilitas mental asal Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengalami luka serius hingga koma setelah dikepung dan dihakimi massa di Dusun Ondang 1, RT 006 RW 003, Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, pada Selasa malam (4/11). Korban tiba di Unit Gawat Darurat RSUD Karawang pada pukul 04.00 dini hari Rabu (5/11) dengan kondisi luka berat, khususnya di bagian kepala. Pihak dinas sosial setempat mendapatkan laporan keberadaan korban dan langsung menangani. “Terlepas dari dia maling atau tidak, dia adalah anak disabilitas mental. Kenapa harus dihakimi sampai separah itu?” kata Asep Riyadi, Pekerja Sosial Ahli Pertama dari Dinas Sosial Kabupaten Karawang. Menurut Asep, korban merupakan anak yatim piatu yang hingga kini diasuh oleh ibu dan kakak angkat. Ia juga menjelaskan bahwa tahun lalu pernah mengevakuasi anak itu di Pasar Cikampek ketika ditemukan berjalan tanpa busana, kemudian dibawa ke rumah singgah sebelum dibawa ke […]
Berita Terbaru
Tag: PPDI
Ketua Umum PPDI: Negara Wajib Jamin Hak Politik Setara bagi Penyandang Disabilitas
Jakarta – Temporatur.com Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) bersama Pusat Layanan Difabel (PLD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar riset dan survei nasional mengenai aksesibilitas serta inklusivitas penyelenggaraan pemilu di Indonesia. Selanjutnya48 Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Polres Pagar Alam Ikuti Apel Kapolda Sumsel Secara VirtualHasil riset tersebut dipaparkan dalam acara diskusi publik bertajuk “Membuka Akses: Meninjau Hambatan dalam Pemilu Menuju Revisi UU Pemilu yang Inklusif”, yang diselenggarakan di Lantai 1 Gedung Widya Graha BRIN Kawasan Sains Gatot Subroto, Jakarta, pada Rabu (30/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya advokasi PPDI untuk mendorong revisi Undang-Undang Pemilu agar lebih demokratis, transparan, dan ramah bagi penyandang disabilitas. SelanjutnyaH. Cecep Noor Dinilai Sosok Paling Kredibel Nahkodai Kembali PPP Kabupaten Bekasi di Muscab 2026Ketua Umum PPDI, H. Norman Yulian, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memastikan hak politik penyandang disabilitas diakui dan difasilitasi oleh negara. “Partisipasi politik penyandang disabilitas bukan sekadar soal hak memilih dan […]
Ketum PPDI Minta Jasa Raharja Lanjutkan Dukungan Pemulihan Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas Korban Laka Lantas
Jakarta – Temporatur.com Ketua Umum Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), H. Norman Yulian, menegaskan bahwa kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyumbang terbesar meningkatnya jumlah penyandang disabilitas di Tanah Air. Selanjutnya48 Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Polres Pagar Alam Ikuti Apel Kapolda Sumsel Secara VirtualDihadapan Kakorlantas Polri dan para peserta, Norman juga menyampaikan harapan kepada Plt. Direktur Utama PT Jasa Raharja agar dapat melanjutkan program pemulihan ekonomi bagi korban lalu lintas secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa dukungan jangka panjang sangat dibutuhkan agar penyandang disabilitas baru bisa bangkit kembali. “Banyak korban kecelakaan yang sebelumnya hidup normal harus beradaptasi dengan kondisi baru setelah kehilangan anggota tubuh. Ini menjadi beban psikologis yang berat, karena mereka harus menyesuaikan diri secara mental maupun sosial,” ujar Norman dalam acara *Polantas Menyapa – Retrospeksi Korban Kecelakaan Lalu Lintas* di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/8/2025). SelanjutnyaH. Cecep Noor Dinilai Sosok Paling Kredibel Nahkodai Kembali PPP Kabupaten Bekasi di Muscab […]
PPDI dan LAN RI Sepakat Perkuat Pelatihan ASN yang Inklusif
Jakarta – Temporatur.com Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema penerapan prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) dalam program pelatihan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (13/8) dan menghadirkan Ketua Umum Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), H. Norman Yulian, sebagai narasumber Utama (13/08/2025) SelanjutnyaBupati Tapanuli Utara Tinjau Pelayanan Kesehatan di Puskesmas SarullaDalam pemaparannya, H. Norman Yulian menegaskan bahwa integrasi prinsip GEDSI merupakan langkah strategis untuk membangun pelayanan publik yang adil dan inklusif. Menurutnya, ASN perlu dibekali pemahaman GEDSI agar setiap kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan hak layanan yang setara tanpa diskriminasi. “Penerapan GEDSI bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga investasi sosial jangka panjang yang akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujarnya. Selanjutnya48 Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Polres Pagar Alam Ikuti Apel Kapolda Sumsel Secara VirtualIa juga mengapresiasi langkah LAN RI dalam menginisiasi forum diskusi ini serta menyatakan […]
Kolaborasi Inklusi : Portadin dan Pemerintah Susun Panduan Orang Tua Anak Disabilitas
Ruang Pinus, Hotel Whiz Point Square, Jakarta, menjadi saksi pertemuan penting yang menegaskan komitmen bersama untuk memajukan pendidikan inklusif di Indonesia. Perkumpulan Penyandang Disabilitas dan Keluarga Indonesia (Portadin), melalui Ketua Bidang Pendidikan dan Pengembangan, Nefrijanti, turut hadir dalam forum yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan lembaga masyarakat (4 Agustus 2025)
Ketua Umum PPDI Mengucapkan Selamat Dilantiknya Pengurus PPDI dan Apresiasi Pemprov Bengkulu
Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan komitmennya untuk mendukung hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas melalui pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi Bengkulu, yang ada digelar di Gedung Pola,kantor Gubernur Bengkulu pada Rabu, 25 Juni 2025.



















