Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Ketum PPDI Minta Jasa Raharja Lanjutkan Dukungan Pemulihan Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas Korban Laka Lantas

Ketum PPDI Minta Jasa Raharja Lanjutkan Dukungan Pemulihan Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas Korban Laka Lantas

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Temporatur.com

Ketua Umum Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), H. Norman Yulian, menegaskan bahwa kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyumbang terbesar meningkatnya jumlah penyandang disabilitas di Tanah Air.

Dihadapan Kakorlantas Polri dan para peserta, Norman juga menyampaikan harapan kepada Plt. Direktur Utama PT Jasa Raharja agar dapat melanjutkan program pemulihan ekonomi bagi korban lalu lintas secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa dukungan jangka panjang sangat dibutuhkan agar penyandang disabilitas baru bisa bangkit kembali.

Foto: Humas DPP PPDI

“Banyak korban kecelakaan yang sebelumnya hidup normal harus beradaptasi dengan kondisi baru setelah kehilangan anggota tubuh. Ini menjadi beban psikologis yang berat, karena mereka harus menyesuaikan diri secara mental maupun sosial,” ujar Norman dalam acara *Polantas Menyapa – Retrospeksi Korban Kecelakaan Lalu Lintas* di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/8/2025).

Menurut Norman, perbedaan mendasar dialami oleh korban kecelakaan yang baru menyandang disabilitas dibandingkan mereka yang sejak lahir sudah terbiasa dengan kondisi keterbatasan.

“Kenapa berat? Karena sebelumnya mereka non-disabilitas. Mereka harus menyesuaikan diri dengan cepat, sementara dukungan psikologis dan pemberdayaan ekonomi belum sepenuhnya tersedia,” jelasnya.

Foto: Humas DPP PPDI

PPDI mengapresiasi langkah Korlantas Polri dan Jasa Raharja yang menyalurkan 70 alat bantu berupa kursi roda, kaki dan tangan palsu, hingga tongkat. Namun, Norman berharap bantuan itu tidak berhenti pada pemberian fasilitas mobilitas.

“Setelah kecelakaan, banyak dari mereka kehilangan pekerjaan dan tidak memiliki penghasilan. Kami berharap ada program lanjutan berupa pembinaan keterampilan atau usaha, sehingga mereka bisa kembali mandiri secara ekonomi,” tambah Norman.

PPDI juga mendorong agar pemerintah, swasta, dan komunitas masyarakat berkolaborasi dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas, terutama mereka yang menjadi korban kecelakaan.

“Kami berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Namun, yang lebih penting adalah konsistensi dukungan jangka panjang agar mereka bisa kembali percaya diri dan produktif,” pungkas Norman.

RED

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less