Harga Merakyat, Lesehan Durian “Pondok Sahabat” di Sukaraya Jadi Primadona Warga

Harga Merakyat, Lesehan Durian “Pondok Sahabat” di Sukaraya Jadi Primadona Warga
Keterangan foto: Jack pemilik Lesehan Durian Matang Pohon Pondok Sahabat

Harga Merakyat, Lesehan Durian “Pondok Sahabat” di Sukaraya Jadi Primadona Warga

BEKASI – Temporatur.com

Kabar gembira bagi para pencinta durian di wilayah Bekasi. Lesehan Durian Matang Pohon “Pondok Sahabat” yang berlokasi di Jalan Raya Pilar-Sukatani, tepatnya di depan pertigaan Cagak Sukamantri, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, kini tengah menjadi pusat perhatian warga.

Kios UMKM milik Jack, warga asli Sukaraya yang bekerja sama dengan Hamadi dari Sumatera ini, menawarkan sensasi menikmati durian matang pohon dengan harga yang sangat terjangkau. Pengunjung bisa memilih durian sesuai selera dengan rentang harga mulai dari Rp25.000 hingga Rp100.000 per buah.

Compress 20251228 003103 3156

“Kami bekerja sama dengan Pak Hamadi dari Sumatera. Ini merupakan bagian dari usaha UMKM warga Desa Sukaraya yang tentunya perlu dikembangkan,” ujar Jack kepada media pada Sabtu (27/12/2025).

Bacaan Lainnya
Keterangan foto: Lesehan Pesta Durian Matang Pohon Pondok Sahabat terletak di jalan Pilar-Sukatani Sukaraya Karangbahagia Cikarang Bekasi
Keterangan foto: Lesehan Pesta Durian Matang Pohon Pondok Sahabat terletak di jalan Pilar-Sukatani Sukaraya Karangbahagia Cikarang Bekasi
youtube placeholder image

Sejak dibuka satu bulan lalu, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Jack mengungkapkan bahwa dalam satu hari, penjualan durian di Pondok Sahabat bisa menembus angka 7.000 buah. Dengan bantuan lebih dari lima orang karyawan, omzet harian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Alhamdulillah, Lesehan Pondok Sahabat ini menjadi idola warga yang melintas di jalan Pilar-Sukatani. Setiap harinya ramai dikunjungi. Penjualan kami mencapai 7.000 buah per hari,” tambah Jack penuh syukur.

Bagi warga yang ingin mencicipi lezatnya durian Sumatera ini, masih memiliki banyak waktu. Jack memprediksi musim panen durian ini akan berlangsung hingga bulan Februari atau bahkan April 2026 mendatang.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa konsep lesehan yang santai membuat warga betah menghabiskan waktu sembari menikmati durian berkualitas dengan kocek yang tidak menguras kantong.

Kehadiran lapak ini membuktikan bahwa produk UMKM lokal mampu menarik minat pasar yang besar melalui harga yang kompetitif dan kualitas produk yang baik.

(SS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *