Raih Juara Kecamatan, Aqila Destiani Berlaga di Ajang Talenta Pentas PAI Garut

Raih Juara Kecamatan, Aqila Destiani Berlaga di Ajang Talenta Pentas PAI Garut
Keterangan Foto: Aqila Destiani, Peserta PAI Tingkat Kabupaten Garut.

Raih Juara Kecamatan, Aqila Destiani Berlaga di Ajang Talenta Pentas PAI Garut

GARUT – Temporatur.com

Ajang bergengsi Talenta Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kabupaten Garut telah sukses digelar pada Sabtu, 30 Mei 2026, bertempat di Aula Al-Musaddadiyah Garut. Kompetisi tahunan ini diikuti oleh perwakilan siswa Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari 42 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Garut.

Salah satu peserta yang tampil membawa nama daerahnya adalah Aqila Destiani, siswi berprestasi dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Purbayani 3. Ia maju sebagai perwakilan resmi Kecamatan Caringin setelah sebelumnya sukses meraih Juara 1 pada ajang yang sama di tingkat kecamatan pada 9 Mei 2026 lalu. Keberhasilan di tahap awal itu menjadi tiket emas baginya untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

Kehadiran Aqila dalam ajang tingkat kabupaten ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan di Kecamatan Caringin. Penampilan Aqila sangat dinanti masyarakat, mengingat kemampuannya yang menonjol dalam hal kepercayaan diri, penguasaan materi keagamaan, serta cara penyampaian pidato yang memukau saat berlaga di tingkat kecamatan.

Di balik persiapan matang yang dilakukan Aqila, terdapat dedikasi tinggi dari para pendidik yang membimbingnya. Wanda dan Tintin selaku guru pembimbing, bersama Kepala Sekolah SDN Purbayani 3 serta tenaga pendidik lainnya, telah bekerja keras membentuk mentalitas juara, mengasah kemampuan berbicara, dan memperdalam pemahaman materi agama agar Aqila mampu tampil maksimal mewakili sekolah dan daerahnya.

Bacaan Lainnya

Dukungan moril juga mengalir deras dari seluruh warga sekolah, tenaga pendidik, dan masyarakat Kecamatan Caringin yang terus mendoakan agar Aqila dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dan mengharumkan nama daerah.

Tak kalah penting, dukungan penuh juga selalu diberikan oleh kedua orang tua Aqila, Deni dan Siti Nurjanah. Sang ayah dikenal sebagai pemilik Radio Erqita FM, sementara ibunya berprofesi sebagai wiraswasta dan mantan wartawan Garut Express. Keduanya juga aktif di komunitas Forum Wartawan Garut Selatan (FORWAGAS). Lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia komunikasi dan literasi ini dinilai memberikan pengaruh positif besar terhadap cara Aqila menyampaikan pidato dengan baik dan penuh percaya diri.

Saat dikonfirmasi temporatur.com usai berlaga, Aqila Destiani menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas semua dukungan yang diterima.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan senang sudah bisa berlaga mewakili Kecamatan Caringin di tingkat Kabupaten Garut. Terima kasih kepada kedua orang tua, guru pembimbing, sekolah, dan semua pihak yang selalu memberikan dukungan serta doa,” ungkap Aqila.

Siswi berbakat ini juga menyampaikan harapannya agar penampilannya hari ini dapat membuahkan hasil yang membanggakan.

“Saya sudah berusaha memberikan penampilan terbaik di tingkat kabupaten ini. Saya berharap bisa meraih hasil yang membanggakan. Mohon doa dari semuanya agar saya diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberuntungan, serta bisa lolos ke tingkat Provinsi untuk mengharumkan nama sekolah, Kecamatan Caringin, serta Kabupaten Garut,” tambahnya penuh harap.

Sementara itu, kedua orang tua Aqila menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan dan usaha maksimal yang telah ditunjukkan putrinya di panggung tingkat kabupaten. Bagi mereka, keberanian tampil dan pengalaman berharga adalah kemenangan yang sesungguhnya.

“Alhamdulillah, kami sebagai orang tua sangat bangga atas perjuangan dan prestasi yang telah diraih Aqila hingga saat ini. Bagi kami, hasil penilaian dan lolos atau tidaknya ke tingkat Provinsi bukanlah ukuran utama. Aqila tetap anak terbaik yang telah berani berjuang, berusaha maksimal, dan telah membawa nama baik sekolah serta Kecamatan Caringin,” ujar keduanya.

“Kami hanya berharap Aqila selalu sehat, percaya diri, dan bisa mengambil pelajaran berharga dari ajang ini. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan hasil yang terbaik sesuai usaha yang telah dilakukan. Mohon doa dari semuanya agar Aqila selalu diberikan kelancaran dalam setiap langkah perjuangannya,” tutup pesan orang tua Aqila.

Kisah perjuangan Aqila Destiani menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan siswa lahir dari kolaborasi harmonis antara keluarga, tenaga pendidik, sekolah, dan lingkungan pendidikan yang saling mendukung. Kini, seluruh masyarakat Kecamatan Caringin menantikan kabar gembira selanjutnya atas capaian putri daerahnya ini. (Irpan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *