Tower Polalang Disorot, Putra Kades Gapura Diduga Ikut Ambil Peran
Keberadaan tower telekomunikasi di Dusun Polalang, Desa Gapura, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, kini menuai sorotan tajam dari warga setempat.
Di tengah gelombang penolakan dari masyarakat terdampak, nama Rian yang merupakan putra Kepala Desa Gapura mencuat dan diduga kuat memiliki peran penting dalam memuluskan proses pembangunan menara tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, Rian disinyalir bergerak aktif menggalang dukungan masyarakat. Ia diduga ikut mengumpulkan tanda tangan warga yang berada di dalam radius lokasi pembangunan menara telekomunikasi itu.
Langkah ini memicu polemik lantaran sejumlah warga di kawasan permukiman tersebut secara terbuka menyatakan keberatan.
Warga pun mempertanyakan legalitas dan dasar kebijakan pembangunan menara, mengingat kekhawatiran dan penolakan dari masyarakat terdekat belum diselesaikan.
Salah seorang warga, Matruki, menyampaikan kritik keras kepada Pemerintah Desa Gapura agar mengutamakan keselamatan dan aspirasi masyarakat di atas kepentingan lain.
“Pemerintah Desa jangan menjadikan nyawa warganya sebagai alat komoditi untuk sebuah kepentingan. Sudah tahu tower itu ditolak oleh sebagian warga, tetapi tetap dipaksakan,” tegas Matruki, Rabu, 19/8/2026
Ia menambahkan, pemerintah desa seharusnya bijak menyikapi perbedaan pendapat dan mengutamakan warga yang posisinya paling dekat dengan lokasi pembangunan.
“Kalau memang ada warga yang menolak karena merasa keselamatannya terancam, seharusnya itu juga didengar dan dipertimbangkan,” lanjutnya.
Hingga berita ini diturunkan, Rian memilih untuk tidak merespons saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan WhatsApp.
Upaya pemberian hak jawab belum membuahkan hasil
Redaksi akan terus mencoba menghubungi pihak-pikah terkait, termasuk Pemerintah Desa Gapura, demi menyajikan pemberitaan yang berimbang dan transparan.
(Faisol)
















