Massa Mahasiswa Terobos Gedung Bupati Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Beri Penjelasan Terkait Pengamanan
Jagat media sosial dan grup WhatsApp diramaikan dengan diskusi serta video terkait aksi unjuk rasa (unras) gabungan organisasi mahasiswa yang berhasil merangsek masuk hingga ke teras Gedung Bupati Bekasi pada Kamis (2/4/2026).
Menanggapi situasi tersebut, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, memberikan klarifikasi mengenai skema pengamanan yang diterapkan di lapangan. Dalam keterangannya melalui pesan di grup Whatsapp BB Kombes Pol. Sumarni memohon maaf karena tidak bisa memimpin langsung pengamanan di Kantor Bupati lantaran sedang memimpin penanganan kasus kriminal menonjol lainnya.
“Mohon maaf, pengamanan aksi unras kemarin saya tidak pimpin langsung di Kantor Bupati karena ada aksi di tempat lain, dan saat ini kami sedang sibuk mengurus pengungkapan kasus penyiraman air keras di Tambun,” ujar Kombes Pol. Sumarni melalui pesan singkat, Jumat, 3/4/2026.
Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pengamanan tetap dikawal oleh jajaran perwira, mulai dari Kabag Ops, Kasat Intel, Kapolsek, hingga personel gabungan lainnya.
Kombes Pol. Sumarni menyayangkan minimnya respons dari pihak Pemerintah Daerah (Pemda) saat aksi berlangsung. Menurutnya, keberadaan pejabat yang menemui massa sangat krusial agar tuntutan mahasiswa segera terjawab dan aksi dapat bubar dengan tertib.
“Tidak mungkin kami biarkan Kantor Bupati terjadi anarkisme. Namun, mohon dipahami bahwa setiap aksi unras penting untuk menunjuk perwakilan pihak yang menerima massa agar bisa memberi jawaban. Kemarin, tidak ada pejabat Pemda yang menerima atau turun menemui peserta aksi,” jelasnya.
Ia juga meluruskan kabar mengenai jebolnya pengamanan. Menurutnya, meskipun massa sempat mencapai area teras gedung, situasi tetap terkendali di bawah pengawasan ketat petugas.
“Kami mohon maaf jika kemarin massa sampai ke teras, tapi tetap dijaga oleh anggota saya (Kabag Ops, Kasat Intel, Kapolsek, Pol PP, dan personel pengamanan). Situasi tetap kondusif. Begitu penjelasannya,” tutup Kapolres.
Smentara itu saat dikonfirmasi Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan bahwa dirinya mau menerima perwakilan pengunjuk rasa di ruangan Bupati, tetapi para pengunjuk rasa menolak,ujarnya,
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi dilaporkan telah kembali normal, namun pihak kepolisian tetap melakukan pemantauan guna mengantisipasi aksi lanjutan.
(Red)















