Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Mulai dari Duta Besar India di Indonesia Hingga Bos Jababeka Hadir di Roadshow Thermax

Mulai dari Duta Besar India di Indonesia Hingga Bos Jababeka Hadir di Roadshow Thermax

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Temporatur.com

Perusahaan energi asal India, Thermax, mengungkapkan minatnya untuk bekerja sama dengan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk dalam mengembangkan 100 kawasan industri di Indonesia dalam panel diskusi bertema “Energy Transition in Indonesia: Balancing Growth, Sustainability, and Accessibility”. acara Thermax Roadshow di The Westin pada Selasa (18/02/2025).

Acara ini dihadiri oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, MD & CEO, Ashish Bhandari, Founder and Chairman, Setyono Djuandi Darmono dan Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi, Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Gigih Udi Atmo. Editor-in-Chief Jakarta Post, Taufiq Rahman, menjadi moderator dalam diskusi tersebut.

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut, dengan menekankan pentingnya solusi energi dan manajemen risiko dalam mendukung perkembangan kawasan industri di Indonesia.

“Kerja sama Indonesia dan India di bidang energi berkelanjutan memiliki potensi besar. India memiliki pengalaman yang luas dalam solusi energi, khususnya di sektor energi terbarukan seperti surya, angin, dan biofuel. Kedua negara menghadapi tantangan serupa dalam hal ketergantungan pada energi batubara.” ujar Sandeep dalam panel diskusi bertema “Energy Transition in Indonesia: Balancing Growth, Sustainability, and Accessibility”.

Sandeep juga menyoroti tantangan serupa yang dihadapi India dan Indonesia dalam hal ketergantungan pada energi batubara. Menurutnya, meski batubara masih diperlukan sebagai bagian dari campuran energi, kedua negara perlu mencari solusi untuk mengolah batubara menuju energi yang lebih bersih.

“Penting bagi kedua negara untuk menemukan solusi agar energi batubara menjadi lebih bersih, seperti dengan menggunakan teknologi penangkapan karbon,” tegasnya.

Indonesia, yang berkomitmen untuk mencapai net zero emissions pada tahun 2050, mendapat perhatian dari Sandeep. “Perusahaan-perusahaan seperti Thermax dapat memainkan peran penting dalam membantu Indonesia mewujudkan komitmen ini,” tambahnya, mengacu pada upaya global untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. India sendiri telah memenuhi sebagian besar komitmen nasionalnya di bawah NDC (Nationally Determined Contribution).

Sandeep mengungkap India dan Indonesia bekerja sama dalam berbagai inisiatif internasional seperti International Solar Alliance dan Global Biofuel Alliance serta acara-acara internasional seperti COP 27 yang terbukti penting dalam konteks pembiayaan hijau, yang seringkali lebih rumit dibandingkan pembiayaan konvensional.

Sementara itu, CEO Thermax, Ashish Bhandari, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi Indonesia. Thermax berencana memperkenalkan teknologi inovatif dalam efisiensi energi, dekarbonisasi, dan transisi energi yang dapat membantu sektor industri Indonesia mencapai tujuan net zero emission. “Kami berupaya membantu mengurangi jejak energi dan karbon bagi perusahaan-perusahaan Indonesia,” jelas Ashish.

Ashish mengungkap Indonesia telah bergabung dalam Just Energy Transition Partnership, yang akan membantu negara ini dalam transisi energi bersih. Strategi ini, menurutnya, akan mendukung industri dalam berkontribusi pada target net zero emission Indonesia pada 2050.

Sebagai pengembang kawasan industri, PT Jababeka Tbk telah membangun dan mengelola kawasan industri besar di Cikarang, Jawa Barat, yang telah berkembang pesat selama 36 tahun terakhir. Menurut Founder dan Chairman Jababeka, Setyono Djuandi Darmono, salah satu kunci keberhasilan mereka adalah membangun infrastruktur berkualitas tinggi dan lingkungan yang bersih dan ramah.

“Kami mulai dengan membangun instalasi pengolahan air dan pengelolaan limbah, sehingga para pelanggan kami tidak perlu mengandalkan sumber daya air sendiri,” jelas Darmono.

Darmono mengungkap air dalam instalasi tersebut didapat dari Waduk Jatiluhur. Saat ini, Jababeka berencana mengembangkan 100 kawasan industri di seluruh Indonesia, dengan beberapa kawasan telah beroperasi di lokasi, di antaranya Cikarang, Kendal, dan Cilegon.

“Kami memiliki MoU dengan beberapa bupati untuk membangun kawasan industri di berbagai daerah, dan kami berharap kerja sama dengan Thermax dapat mempercepat pencapaian tujuan tersebut,” ujar Darmono.

Kerja sama antara Indonesia dan India di bidang energi terbarukan dan solusi energi berkelanjutan memiliki potensi besar, terutama dalam sektor energi surya, angin, dan biofuel. Kedua negara menghadapi tantangan serupa dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil, dan solusi seperti teknologi penangkapan karbon serta peningkatan efisiensi energi akan sangat membantu.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Why Plant-Based Burgers Are Here to Stay

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Phasellus ornare elit et sapien tempor, quis ultrices nisl semper. Sed porta odio eget sapien varius sagittis. Praesent leo diam, pulvinar vel malesuada quis, vulputate in diam. Sed dignissim ullamcorper arcu nec condimentum. Phasellus fermentum odio eu eros pharetra rutrum. leo ac justo iaculis rhoncus. Vestibulum elementum massa et nisi ullamcorper, sed lacinia nulla ultricies. […]

  • Keterangan foto: Komunitas Madani Purwakarta (KMP) bersama berbagai elemen masyarakat sipil menggelar Diskusi Panel dengan tema “Penundaan DBHP – Legalitas dan Potensi Pidana” pada Rabu, 20 Agustus 2025, bertempat di Aula Kantor KMP, Jl. Sulukuning No. 112, Mekargalih – Jatiluhur, Purwakarta.

    Ketua KMP: Penundaan DBHP di Purwakarta adalah Kejahatan, Bongkar Kawal dan Seret ke KPK

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Komunitas Madani Purwakarta (KMP) bersama berbagai elemen masyarakat sipil menggelar Diskusi Panel dengan tema “Penundaan DBHP – Legalitas dan Potensi Pidana” pada Rabu, 20 Agustus 2025, bertempat di Aula Kantor KMP, Jl. Sulukuning No. 112, Mekargalih – Jatiluhur, Purwakarta.

  • Plafon Atap Kantor Kelurahan Kramat Pela Kebayoran Baru Jaksel Bolong

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • visibility 2
    • 0Komentar

    JAKARTA, TEMPORATUR.COM Kantor milik Pemerintah menghadapi masalah serius terkait kebersihan dan fasilitas dasar, yang membuat lingkungan tampak kumuh pandangan dari luar gedung yang terlihat dari aktivitas masyarakat saat berkunjung untuk mengurus administrasi surat-surat. Pasalnya, sudah masukin pertengahan bulan ke 7 tahun 2026 bangunan kantor milik pemerintah yaitu Kantor Kelurahan Kramat Pela Kebayoran Baru menjadi perhatian […]

  • Keterangan foto : Ade Muksin, S.H Ketua PWI Bekasi Raya

    Babak Baru Kisruh PWI : Islah Zulmansyah-Hendry Jadi Titik Balik Sejarah Baru

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sebuah babak penting dalam sejarah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akhirnya terbuka. Setelah bertahun-tahun tersandera oleh perpecahan internal, dua tokoh sentral yang selama ini berada di poros berbeda, Zulmansyah Sakedang dan Hendry Ch Bangun, memilih jalan damai.

  • Dapur santri Indonesia (Dsi) akan menjadi satu-satunya wadah untuk peduli dengan sosial dan kemanusiaan

    Dapur santri Indonesia (Dsi) akan menjadi satu-satunya wadah untuk peduli dengan sosial dan kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2023
    • account_circle Suryo S
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Jakarta || Temporatur.com Dapur santri Indonesia(DSI) berdiri sejak tahun 2016 dan sudah berumur tujuh (tahun).dalam kegiatannya selalu membantu dan menolong sesama dalam bentuk sosial, agama, budaya. SelanjutnyaKrisis Air Bersih Melanda Bojongmangu dan Cibarusah, Gunawan Desak Industri Turut Bertanggung JawabDapur santri Indonesia didirikan oleh pengiat sosial yaitu bambang sudiyono dan lebih akrab dipanggil “bang yon”pada tahun […]

  • Ketua Komisi XI DPR RI, Kritik Mekanisme Siklus Anggaran dan Kebijakan Ekspor Kelapa Sawit di RDP Bersama BPDP

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhammad Misbakhun, mengkritik mekanisme siklus anggaran dan kebijakan penurunan pungutan ekspor kelapa sawit yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Dalam rapat kerja dengan pihak BPDP, Misbakhun mempertanyakan transparansi alur dana serta defisit anggaran yang mencapai Rp3 triliun pada tahun 2022.
    Misbakhun mengungkapkan bahwa penerimaan pungutan ekspor sawit, yang mencapai Rp32 triliun pada awal 2022, tidak masuk ke kas negara (APBN), melainkan langsung dikelola BPDP. “Mekanisme ini menarik, karena eksportir membayar pungutan berdasarkan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) atau volume produksi, tetapi dananya tidak masuk APBN. Ini perlu diperjelas akuntabilitasnya,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR RI dengan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), yang dipantau Temporatur.com , Senin (17/2/2025).

expand_less