Purwakarta,Jabar || Temporatur.com
Terkait Pemberitaan Media ” pada Edisi sebelumnya,Mengenai Proyek DLH Yang berjudul Astaga…!!! Proyek 1,368.448.000 Kejutan Pembangunan Kantor Dinas Lingkungan hidup Purwakarta Tahap 2 Tidak Ada Pengawasan Baik Dari Dinas Mau Konsultasi
.Dengan berbasis kepada investigasi Media’ di Lapangan, Dimana saat pengerjaan balok gantung Cor Betonnya menggunakan Molen serta tidak adanya di temukan’ Penanggungjawab pelaksanaan Pekerjaan dari pihak Penyedia Jasa dan Konsultan Pengawas.
Saat itu, Setelah berbagai upaya di lakukan Media untuk dapat di Konfirmasi langsung ke pihak Penyedia Jasa, Dalam hal ini, CV. SAHABAT FERTAMA JAYA . Dengan Nomor Kontrak: 601/49.SP/DLH/Tenang/Vll/2023 Nilai Kontrak.Rp.1 368 448.000:.,Dani sebagai penanggungjawab mandor mengatakan,Pekerjaan tersebut dilaksanakan pengecoran balok dan kolom tidak mengunakan Radimex kita pakai manual atau Satimex Saat di konfirmasi di lokasi 20/9/23.
.Sementara,Muhtar Jalaluddin , ST ,MM Kepala Bidang Tata Bagunan beberapa kali di Konfirmasi mengenai proyek DLH Melalui Whatsapp tidak mau menjawab WhatsApp.
Dengan Penerbitan berita tersebut pada Edisi sebelumnya, Iwan torana megucapkan Terimakasih saat di mintai tangapan mengenai berita tersebut tidak mau menjawab WhatsApp .
Lebih Lanjut,Dani menjelaskan yang terkait Penambah balok yang bengkok Dimana dalam R.A.B pengecoran Rambat Beton merujuk dari Campuran Adukan 1 2 3 bisa di bilang manual dan kita ngukurnya pakai dolak bisa dibilang Sitemex dan kita tidak memakai Ready mix silakan tanya direksi kita kerja sesuai yang di perintahkan, dan pengawas konsultan mengawasi 2 lokasi Di Dishub dan di DLH”. Ucap Dani mandor
Opi LPSE Saat di konfirmasi di kantor nya mengatakan dalam ikut tender dengan data yang lengkap,contoh dari Pt,sbu,bpjs tenaga kerja,ada juga kalau yang belum lengkap itu bisa nyusul di lengkapi ucapnya opi.
Lanjutnya ,Apendo adalah suatu sistem yang canggih dari pusat,yang tidak bisa di rubah rubah ujarnya opi
Selain itu,perusahan tidak boleh lebih dari 5 pekerjaan khusus kontruksi,sedangkan untuk proyek pengadaan itu boleh lebih dari lima sampai sepuluh.
Sampai berita ini diterbitkan Direktur CV SAHABAT FERTAMA JAYA, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Purwakarta Ryan Oktavia ST., MM., MT dan (APH) Aparat Penegak Hukum belum berhasil di konfirmasi.( Tim Red )















