LSM Super Siap Dampingi Kepala DKPP Turun Kepada Kelompok Tani Yang Jadi Bancaan Oknom Dinas
Terendus kabar tak menyenangkan, program bantuan bagi kelompok tani di Kab. Sumenep, menjadi permainan pungli yang dilakukan oleh oknom Dinas ketahanan Pangan dan pertanian (DKPP) Kab. Sumenep.
Ketua LSM Super Kab. Sumenep, Ach. Zaini akan membongkar situs kerja buruk oleh oknom Dinas ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kab. Sumenep, yang dituding bermasalah dengan pekerjaannya
Mencuat dan viral adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum Dinas kepada Kelompok tani, sebagai penerima manfaat di bawah, sudah bukan menjadi rahasia lagi.
Selain itu, kata dia, banyaknya penyimpangan dan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan oleh oknom DKPP itu, perlu diapresiasi serius, mengingat bantuan sarana prasarana bagi petani sangat diperlukan. Ungkapnya
Ia juga mengatakan, berdasarkan keluhan ketua kelompok tani yang mengaku sudah disurvey dan lolos secara verifikasi tapi sesampainya dikantor DKPP nama kelompoknya tidak tercatat sebagai penerima bantuan.
Dikatakan Zaini, istilah permainan pengalihan program bantuan kelompok ke kelompok yang lain, dan itu memicu banyak dugaan komplik dibawah. Polemik ini perlu dikembangkan, mengingat banyaknya penerima bantuan yang tidak tepat sasaran.
Alhasil kata Zaini, Program bantuan dari pemerintah hanya di monopoli oleh kelompok yang memiliki kedekatan dengan Dinas saja. ” Saya kantongi semua data fisik kelompok yang ada dibeberapa kecamatan” Tudingnya
Zaini meminta, Kepala Dinas DKPP turun langsung kepada kelompok tani kebawah, berdasarkan temuan data fisiknya, supaya tak ada kesimpangsiuran dalam pemberitaan, terserah bebas Pak Kadis memilih kecamatan mana. Jelasnya
” Saya sangat bersedia bila Pak Kadis DKPP mengajak saya untuk survey lokasi kepada kelompok tani penerima bantuan yang menjadi bancaan oknom Dinas di beberapa titik Kecamatan yang ada di Kab. Sumenep”
Dengan begitu, dikatakan Zaini, setelah adanya monitoring kepala DKPP dapat memutus rantai yang sudah tersruktur antara oknom DKPP dengan kelompok tani yang menerima bantuan. Pungkasnya
Sementara Kadis DKPP Sumenep, belum bisa dimintai keterangan, yang bersangkutan sedang rapat di pemkab, sampai berita ini dinaikkan belum ada klarifikasi lanjutan. (Moh. Anwar)














