Empat Lawang – Sumsel, Temporatur.com
Kepala Desa Talang Baru, Zumaya Efrida Gelar Musdes serta Realisasikan bantuan BLT-DD untuk membantu perekonomian masyarakat miskin dalam hal penurunan kemiskinan secara exstrim.
Permusyawaratan Desa Talang Baru mengadakan Musyawarah Desa (Musdes). Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun anggaran 2024 Dalam kegiatan Desa mempertemukan seluruh elemen masyarakat di Desa untuk membahas dan mengambil keputusan strategis.
Dan Penyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap Akhir di tahun 2023 sebesar Rp.13.500.000 untuk dibagi kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bertempat di Kantor/Rumah kepala Desa Talang Baru, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, pada Kamis (23/11/2023).
Kegiatan tersebut, dihadiri pihak Pemerintah Kecamatan Muara Pinang, Bhabinkamtibmas, Kapolsek, PLD, PD, BPD, serta Apratur Desa lainnya.
Zumaya Efrida Selaku Kepala Desa menjelaskan, bahwa Bantuan Langsung Tunai yang dibagikan pada tahap Akhir adalah untuk pembayaran bulan Oktober hingga bulan Desember Tahun Anggaran 2023. Adapun nilai BLT yang disalurkan adalah sebesar Rp. 300.000 setiap bulannya dengan total 3 bulan sebanyak Rp. 900.000 per- KPM,” terang Kades.
Pada pelaksanaa Musdes membahas beberapa poin di antaranya :
1. Gotong royong 4-10
2. Jalan setapak 300M
3. Tiang listrik 20
4. Lampu lorong 50
5. Jembatan gantung 1
6. Perbaikan balai desa
7. Parit
8. Alat persedekahan satu set
9. Baju seragam,perangkat desa, kader posyandu, kader PKK, BPD.
Selain itu, Pemdes juga membutuhkan kelengkapan data dari Keluarga Penerima Manfaat dan Pemdes juga terlebih dahulu telah melakukan proses Musyawarah Desa (Musdes) untuk menetapkan nama-nama dan jumlah penerima BLT DD tersebut.
Faizal Hendrawan Selaku camat menyampaikan” Tolong untuk penerima bantuan BLT-DD di Manfaatkan sebaik mungkin, jangan di gunakan/belanjakan untuk hal yang tidak penting” Tutur Camat.
Kapolsek juga menghimbau ” Untuk masyarakat yang mengadakan persedekahan untuk membuat laporan/izin, sebelum mengadakan keramaian, dan di 2024 ini minta kepada kades untuk menganggarkan kotak sampah di setiap kampung, untuk menjaga kebersihan”
Reporter : Yayang Marley/Suci
















