#Korupsi dana desa
DUGAAN KORUPSI DANA DESA: Ratusan Warga Pantai Mekar Laporkan Kades ke Kejaksaan Terkait Penggelapan BLT DD Rp 1,6 Miliar
- calendar_month Senin, 22 Des 2025
- visibility 7
- 0Komentar
DUGAAN KORUPSI DANA DESA: Ratusan Warga Pantai Mekar Laporkan Kades ke Kejaksaan Terkait Penggelapan BLT DD Rp 1,6 Miliar
Diduga Rampok Dana Operasional, Kades Trimodadi Dilaporkan ke Kementerian Desa
- calendar_month Jumat, 5 Des 2025
- visibility 5
- 0Komentar
Diduga Rampok Dana Operasional, Kades Trimodadi Dilaporkan ke Kementerian Desa
489 Kepala Desa Terjaring Korupsi Hanya dalam Waktu 6 Bulan di 2025
- calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
- visibility 3
- 0Komentar
489 Kepala Desa Terjaring Korupsi Hanya dalam Waktu 6 Bulan di 2025
Diduga Korupsi Dana Desa, Desa Cabang Abung Raya dan Gunung Keramat Resmi Dilaporkan ke Inspektorat Lampung Utara
- calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
- visibility 3
- 0Komentar
Setelah melalui beberapa rangkaian berita akhirnya dua desa yaitu desa cabang Abung raya kecamatan Abung Selatan dan desa gunung keramat kecamatan Abung Semuli di laporkan secara resmi ke Inspektorat kabupaten Lampung Utara pada Selasa”
08-Oktober-2025 yang diterima langsung oleh Siska perwakilan Inspektorat Kabupaten Lampung Utara.
KDM Gubernur Jawa Barat: “Kepala Desa yang Bekerja Tidak Baik dan Menyimpangkan Anggaran Pasti Akan Diproses Hukum
- calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
- visibility 4
- 0Komentar
Kepala desa yang melanggar hukum, tidak bekerja dengan baik, atau menyimpangkan anggaran secara berlebihan, pasti akan kami proses. Kepala desa tidak diproses? Kata siapa? Itu tidak benar!”
Dugaan Penyelewengan Dana Desa Sukatenang untuk Pengelolaan Lumbung Desa Tahun 2022-2023
- calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
- visibility 3
- 0Komentar
Pada tahap pertama tahun 2022, tercatat anggaran sebesar Rp100.000.000 dialokasikan untuk sub-bidang pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan dan pemeliharaan Lumbung Desa. Anggaran serupa juga digelontorkan pada tahap kedua dengan nilai Rp100.000.000, serta tahap ketiga sebesar Rp70.607.000. Namun hingga kini, masyarakat Desa Sukatenang mengaku tidak mengetahui realisasi kegiatan tersebut maupun siapa penerima manfaatnya.
