Taput – Temporatur.com |Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat upaya mitigasi bencana guna melindungi masyarakat dari potensi risiko yang ditimbulkan kerusakan infrastruktur. Hal itu ditunjukkan melalui Rapat Koordinasi Mitigasi Bencana Penanganan Tanggul Aek Sigeaon yang dipimpin Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Senin (20/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai langkah cepat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mengantisipasi potensi kerusakan pada struktur Tanggul Aek Sigeaon yang berada di sepanjang Jalan Diponegoro, Tarutung. Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa penanganan tanggul harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, koordinasi yang kuat menjadi kunci agar langkah-langkah penanganan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu meminimalkan risiko terhadap masyarakat.
“Seluruh OPD harus bergerak cepat dan saling bersinergi. Penanganan tanggul ini merupakan prioritas demi menjaga keselamatan masyarakat serta mencegah dampak yang lebih besar,” tegas Wakil Bupati.
Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penyusunan timeline percepatan perbaikan, pembagian tugas dan tanggung jawab antarinstansi, serta penyusunan langkah-langkah preventif untuk mendukung proses penanganan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada para pedagang yang beraktivitas di sekitar kawasan tanggul. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan kawasan agar proses perbaikan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek sosial masyarakat.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap seluruh perangkat daerah dapat bergerak secara terintegrasi dalam mempercepat penanganan Tanggul Aek Sigeaon. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal, mengurangi potensi bencana, serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya warga Tarutung.(NH)















