Gerindra Semprot Hotman Paris, Tegaskan Presiden Prabowo Tak Pernah Intervensi Hukum
Ketua DPP Partai Gerindra, Bambang Haryadi, melayangkan kritik keras terhadap pernyataan sepihak pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Gerindra membantah tudingan yang menyeret nama Presiden Prabowo Subianto ke dalam pusaran kasus hukum yang menjerat mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.
“Kami menyayangkan pernyataan Hotman Paris yang mengaitkan kasus mantan Jampidsus dengan Presiden Prabowo.
” Kami tegaskan, itu tidak benar serta bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo, terutama mengenai pemberantasan korupsi,” ujar Bambang Haryadi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2026).
Menurut Bambang, sejak resmi menjabat sebagai kepala negara, Presiden Prabowo Subianto selalu menekankan pentingnya transparansi serta akuntabilitas di dalam roda pemerintahan. Pihak eksekutif dipastikan tidak akan mencampuri atau mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan di lembaga peradilan.Ia juga menjelaskan bahwa internal Partai Gerindra maupun lingkaran kekuasaan saat ini tetap tunduk pada aturan hukum yang berlaku. Pemerintah sama sekali tidak memberikan hak istimewa (privilege) hukum kepada pihak mana pun.
Bambang menambahkan, Presiden Prabowo dalam setiap internal forum ataupun kegiatan partai selalu mengingatkan seluruh jajarannya untuk menjaga integritas. Presiden secara konsisten menegaskan tidak akan pernah melindungi kader yang terbukti melakukan tindakan tercela, termasuk korupsi.”Itu terbukti, ada beberapa kepala daerah yang melanggar dan terafiliasi dengan Gerindra tetap diproses hukum,” pungkas Bambang menegaskan bahwa penegakan hukum di era pemerintahan saat ini berjalan objektif tanpa pandang bulu.
(Red/Tile)
















