Ketua Paguyuban Camat Sumenep Dukung DPD. GANNAS Perkuat Gerakan Anti Narkoba hingga Pesantren dan Sekolah
- account_circle Faisol
- calendar_month 38 menit yang lalu
- print Cetak

Keterangan foto : Ketua Paguyuban Camat Sumenep Dukung DPD. GANNAS Perkuat Gerakan Anti Narkoba hingga Pesantren dan Sekolah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ketua Paguyuban Camat Sumenep Dukung DPD. GANNAS Perkuat Gerakan Anti Narkoba hingga Pesantren dan Sekolah
SUMENEP – TEMPORATUR. COM
Ketua Paguyuban Camat se-Kabupaten Sumenep, Abdul Halid, S.Sos., M.Si., menyatakan dukungan terhadap langkah Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Anti Narkoba Nasional (DPD GANNAS) Kabupaten Sumenep dalam memperkuat gerakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Sumenep.
Abdul Halid yang juga menjabat sebagai Camat Ganding menilai, upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pemerintah kecamatan, pemerintah desa, lembaga pendidikan, pondok pesantren, organisasi keagamaan, serta masyarakat.
Menurutnya, peredaran narkoba merupakan persoalan yang perlu diantisipasi secara serius karena dapat menyasar berbagai lapisan masyarakat, terutama generasi muda.
“Pergerakan narkoba saat ini semakin marak, baik dilakukan oleh oknum-oknum maupun pelaku yang bergerak secara senyap. Hal ini sangat membahayakan,” ujar Abdul Halid. l, Jumat, 25/9/2026.
Karena itu, ia mendorong DPD GANNAS Sumenep agar memperluas kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya narkoba hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
“Saya mengajak DPD GANNAS di Kabupaten Sumenep untuk melakukan sosialisasi ke semua lembaga, baik di pondok pesantren, sekolah, maupun kepada kepala desa yang ada di Kecamatan Ganding,” katanya.
Libatkan Pesantren dan Sekolah
Abdul Halid menilai lingkungan pendidikan memiliki posisi penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Sekolah dan pondok pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi lingkungan pembentukan karakter dan masa depan generasi muda.
Ia mengapresiasi langkah DPD GANNAS Sumenep yang aktif menyuarakan bahaya narkoba kepada masyarakat. Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda agar mampu memahami risiko penyalahgunaan narkoba.
“Saya selaku Camat Ganding sangat mengapresiasi langkah DPD GANNAS Sumenep tentang bahayanya narkoba yang banyak menjerumuskan anak-anak muda,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan sosialisasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pihak-pihak terkait di masing-masing wilayah.
Dorong Sinergi dengan MUI dan MWC NU
Lebih lanjut, Abdul Halid meminta DPD GANNAS Sumenep membangun kerja sama dengan berbagai organisasi keagamaan di tingkat kecamatan. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat memperluas jangkauan sosialisasi sekaligus memperkuat pesan pencegahan di tengah masyarakat.
“Saya juga minta DPD GANNAS bekerja sama dengan MUI dan MWC NU di tiap kecamatan untuk menyisir sekolah-sekolah dan pesantren sebagai bentuk antisipasi,” ujarnya.
Menurut Abdul Halid, keterlibatan tokoh agama dan lembaga keagamaan dapat menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya orang tua, santri, pelajar, dan generasi muda mengenai dampak penyalahgunaan narkoba.
“Saya yakin semua lembaga ingin mensterilkan anak asuhnya dari peredaran narkoba,” tegasnya.
Pencegahan Membutuhkan Gerakan Bersama
Ia menambahkan, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dibebankan kepada satu lembaga saja. Diperlukan komunikasi dan koordinasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, pemerintah desa, keluarga, serta unsur masyarakat lainnya.
Menurutnya, pemerintah kecamatan dan desa juga dapat mengambil peran dengan mendorong kegiatan edukasi serta membuka ruang komunikasi dengan lembaga-lembaga pendidikan yang berada di wilayah masing-masing.
Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan upaya pencegahan dapat dilakukan lebih awal dan menyentuh langsung lingkungan yang menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya generasi muda.
Dukungan Ketua Paguyuban Camat se-Kabupaten Sumenep tersebut menjadi dorongan bagi DPD GANNAS Sumenep untuk terus memperluas gerakan edukasi dan sosialisasi anti narkoba, khususnya di lingkungan sekolah, pondok pesantren, desa, dan komunitas masyarakat.
Gerakan pencegahan diharapkan tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi berkembang menjadi kesadaran bersama bahwa menjaga generasi muda dari bahaya narkoba merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
(Faisol)
- Penulis: Faisol
- Editor: Redaksi
- Sumber: https://temporatur.com/


Saat ini belum ada komentar