Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Soroti Celah Investasi, LSM Triga Nusantara Desak Revisi RUU Lingkungan Tak ‘Obral’ Amdal

Soroti Celah Investasi, LSM Triga Nusantara Desak Revisi RUU Lingkungan Tak ‘Obral’ Amdal

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Soroti Celah Investasi, LSM Triga Nusantara Desak Revisi RUU Lingkungan Tak ‘Obral’ Amdal

BEKASI – Temporatur.com

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara Indonesia melontarkan kritik keras terhadap arah kebijakan regulasi lingkungan di tanah air. Mereka menegaskan komitmen untuk mengawal ketat proses revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Lingkungan Hidup yang dinilai rawan ditunggangi kepentingan investasi jangka pendek.

Ketua LSM Triga Nusantara, H. Rahmat Gunasin yang akrab disapa H. Boksu memperingatkan pemerintah dan parlemen agar tidak menjadikan revisi aturan ini sebagai instrumen legalisasi perusakan alam. Ia menyoroti potensi pelemahan instrumen vital seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang selama ini menjadi benteng terakhir perlindungan ekosistem.

“Regulasi lingkungan hidup tidak boleh menjadi celah yang melegalkan perusakan alam atas nama investasi. Kebijakan harus memperkuat perlindungan ruang hidup masyarakat, bukan malah mengobralnya,” ujar H. Bolsu dalam keterangan resminya, Senin (4/5).

Keadilan Ekologis dalam Pertaruhan

Triga Nusantara menilai ada kekhawatiran nyata bahwa revisi aturan ini akan memberikan karpet merah bagi pihak-pihak yang abai terhadap kelestarian alam.

Biksu juga menegaskan bahwa lingkungan hidup adalah hak dasar rakyat yang tidak boleh dikendalikan oleh segelintir kelompok kepentingan.Menurutnya, jika instrumen perlindungan alam dilemahkan, kelompok masyarakat rentan yang bergantung langsung pada sumber daya alam akan menjadi korban pertama.

“Lingkungan bukan komoditas yang bisa diperjualbelikan. Ketika alam rusak, masyarakat luas yang menanggung bebannya, sementara keuntungan hanya dinikmati segelintir orang,” tambahnya.

Tuntut Transparansi Legislasi

Selain menyoroti substansi hukum, LSM Triga Nusantara juga mendesak agar proses legislasi di DPR dilakukan secara transparan dan partisipatif. Publik diminta tidak lengah dan turut mengawasi setiap tahapan pembahasan guna memastikan terciptanya keadilan ekologis.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal proses ini secara kritis. Jangan sampai masa depan bangsa dikorbankan demi mengejar pertumbuhan ekonomi yang tidak berkelanjutan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait di legislatif belum memberikan tanggapan resmi mengenai kekhawatiran pelemahan poin-poin perlindungan lingkungan dalam draf revisi tersebut.

(Sugianto)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres PALI Melalui Jajarannya, Kembali Mengungkap Kasus Pencurian

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Polres PALI Melalui Jajarannya, Kembali Mengungkap Kasus Pencurian

  • Keterangan foto Istimewa : Nusron Wahid MenterinATR/BPN

    Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pecat Pegawai Terlibat Kasus Pagar Laut di Tangerang dan Bekasi

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Yang di Bekasi pun proses investigasi terhadap aparat kita sudah selesai. Mungkin besok atau lusa saya umumkan ada beberapa orang juga yang diberhentikan di Bekasi. Cuma jumlahnya berapa saya lupa, baru tadi pagi saya mendapat laporan dari Inspektorat Jenderal hasil investigasinya,” ujar Nusron Wahid.

  • Keterangan foto: Pembentukan HKTI Kabupaten Bekasi, di Ruko Green Market Jababeka Cikarang pada Jumat, 28/02/2025.

    Terbentuknya DPC HKTI Kabupaten Bekasi: Fokus pada Kesejahteraan Petani dan Pengembangan Sektor Pertanian

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Dengan terbentuknya kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kabupaten Bekasi, organisasi ini kini berada di bawah kepemimpinan Ketua Heri Noviar dan Sekretaris Ken Arca Alexander DPC HKTI Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk menghimpun dan mengembangkan potensi sektor pertanian di wilayahnya, meliputi nelayan, tambak, petani padi, hingga perkebunan.

  • TPP dan Gaji Ke-13 Akan Segera Dibayarkan Bersamaan

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    TPP dan Gaji Ke-13 Akan Segera Dibayarkan Bersamaan

  • Mubazir !! Videotron Rusak di Kantor ULP Bogor – Uang Rakyat Dibuang Sia-sia

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Admin Jakarta
    • 0Komentar

    CIBINONG, Temporatu.com Sebuah pemandangan memprihatinkan menyita perhatian publik: Videotron megah yang terpasang di lingkungan Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bogor kini terlihat rusak dan terbengkalai. Padahal lokasinya sangat strategis, tak jauh dari Kantor Bupati dan Pendopo Kabupaten Bogor. Masyarakat menilai fasilitas tersebut sangat mubazir dan mempertanyakan nasib uang rakyat yang digelontorkan untuk pengadaannya. Investasi […]

  • DPW PSI Kalbar Siap Kawal Kaesang Menuju Kursi Ketua Umum PSI

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Pontianak Kalbar – Temporatur.com, Menjelang paruh tahun 2025, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politiknya untuk menyambut momen penting: pemilihan ketua umum. Di tengah riuh rendah dinamika internal, satu nama kembali jadi sorotan: Kaesang Pangarep. Yup, putra bungsu Presiden Jokowi ini digadang-gadang bakal melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan PSI. Salah satu dukungan paling lantang datang […]

expand_less