Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Program Makan Bergizi Gratis Diduga Picu Keracunan Massal di Waru, SPPG Tunggu Hasil Lab

Program Makan Bergizi Gratis Diduga Picu Keracunan Massal di Waru, SPPG Tunggu Hasil Lab

  • account_circle Suryo Sudharmo
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Program Makan Bergizi Gratis Diduga Picu Keracunan Massal di Waru, SPPG Tunggu Hasil Lab

Penajam– Temporatur.com

Puluhan siswa di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Waru pada hari Rabu, 11 Februari 2026.

Sebanyak 25 siswa SDN 008 Waru dan satu siswa SMAN 2 PPU mengalami keluhan serupa, seperti mual, muntah, sakit perut, dan pusing. Meskipun tidak ada siswa yang dirujuk ke rumah sakit, beberapa di antaranya memerlukan penanganan intensif hingga pemasangan infus. Kejadian ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan orang tua.

Menurut laporan, peristiwa bermula sekitar pukul 08.55 WITA ketika Plt Kepala SMAN 2 PPU melaporkan bahwa puding susu buah yang diterima beraroma tidak sedap. Kepala SPPG Waru bersama ahli gizi segera melakukan pengecekan ke sekolah-sekolah penerima MBG, dimulai dari SDN 008 Waru.

Saat pengecekan, sebagian siswa sudah mengonsumsi makanan tersebut. Seorang siswa dilaporkan muntah hingga tiga kali, dan jumlah siswa yang mengalami muntah terus bertambah hingga mencapai 26 siswa. Menu MBG hari itu terdiri dari nasi, sayur, telur goreng berbumbu, tahu, serta puding susu buah.

Kepala SPPG Waru, Andi Muhammad Rizky, menduga bahwa gejala massal ini terkait dengan menu puding yang diproduksi oleh UMKM dan diserahkan kepada SPPG pada Selasa malam sekitar pukul 21.00 WITA. Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Sampel makanan telah diserahkan untuk diperiksa lebih lanjut.

SPPG Waru telah berkoordinasi dengan puskesmas terdekat, dan tim kesehatan telah turun langsung ke sekolah untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap siswa yang terdampak. Andi menjelaskan bahwa seluruh bahan baku MBG diterima dari pemasok dan mitra UMKM melalui tahapan prosedural. Evaluasi menyeluruh terhadap mitra penyedia akan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

  • Penulis: Suryo Sudharmo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less