Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur, Diduga Dipicu Tabrakan Taksi

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur, Diduga Dipicu Tabrakan Taksi
Foto istimewa

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur, Diduga Dipicu Tabrakan Taksi

BEKASITemporatur.com

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, mengungkapkan dugaan awal penyebab kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026) dini hari.

Bobby menyatakan bahwa insiden tersebut diduga bermula dari adanya “temperan” atau tabrakan antara satu unit taksi dengan kereta api di perlintasan sebidang JPL 85. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB malam sebelumnya itu disinyalir memicu gangguan pada sistem persinyalan di wilayah tersebut.

“Jam 9 kurang dimulai dengan adanya temperan taksi hijau di JPL 85. Kami mencurigai hal ini membuat sistem perkeretaapian di daerah emplasemen Stasiun Bekasi Timur agak terganggu,” ujar Bobby saat memberikan keterangan di Stasiun Bekasi Timur.

Meski demikian, Bobby menekankan bahwa kesimpulan final mengenai penyebab kecelakaan masih menunggu hasil investigasi resmi.

Bacaan Lainnya

“Penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT),” tegasnya.Secara terpisah, manajemen Green SM Indonesia selaku pengelola taksi tersebut menyatakan komitmennya untuk kooperatif. Mereka mengaku telah memberikan seluruh informasi relevan kepada pihak berwenang dan mendukung penuh proses penyelidikan yang tengah berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas terkait masih melakukan normalisasi di lokasi kejadian agar layanan perjalanan kereta api dapat kembali beroperasi secara optimal.Apakah Anda ingin saya

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *