KPK Pecahkan Rekor, Dua Kepala Daerah Terjaring OTT di Madiun dan Pati dalam Satu Hari
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan taringnya dengan menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dua wilayah berbeda secara hampir bersamaan.
Penangkapan dua kepala daerah ini dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Dalam operasi pertama yang digelar di Kota Madiun, tim penyidik KPK mengamankan total 15 orang.
Salah satu yang terjaring adalah Walikota Madiun, Maidi. Berdasarkan informasi sementara, OTT di Madiun ini diduga kuat berkaitan dengan praktik pemerasan terkait Dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Usai menjalani pemeriksaan awal di Polres Madiun, Walikota Maidi dilaporkan telah diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.
Di lokasi berbeda, lembaga anti-rasuah tersebut juga melakukan tindakan serupa di Kabupaten Pati. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan Bupati Pati, Sadewo, bersama sejumlah jajaran Perangkat Daerah lainnya. Hingga saat ini, Bupati Sadewo masih menjalani proses pemeriksaan di Polres Pati sebelum dijadwalkan menyusul ke Jakarta.
Keberhasilan KPK melakukan operasi senyap terhadap dua kepala daerah dalam waktu yang berdekatan ini disebut-sebut telah memecahkan rekor dalam sejarah Operasi Tangkap Tangan yang pernah dilakukan lembaga tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan rincian detail mengenai barang bukti uang maupun konstruksi perkara secara lengkap. Status hukum dari para pihak yang diamankan akan ditentukan dalam waktu 1×24 jam sesuai dengan ketentuan KUHAP.
(Red)















