Hari Desa Nasional 2026: Kabupaten Bekasi Bebas Desa Tertinggal, 83 Desa Berstatus Mandiri

Hari Desa Nasional 2026: Kabupaten Bekasi Bebas Desa Tertinggal, 83 Desa Berstatus Mandiri
Keterangan foto : Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja

Hari Desa Nasional 2026: Kabupaten Bekasi Bebas Desa Tertinggal, 83 Desa Berstatus Mandiri

Bekasi– Temporatur.com

Pemerintah Kabupaten Bekasi menjadikan peringatan Hari Desa Nasional 2026 sebagai momentum refleksi untuk memperkuat kontribusi desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah dan nasional.
Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyatakan bahwa perkembangan desa di wilayahnya menunjukkan pencapaian signifikan yang menjadi modal penting bagi kemajuan Kabupaten Bekasi.

“Momentum ini mengajak kita semua untuk merefleksi kembali peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan lewat modal perkembangan desa-desa di wilayah kita saat ini,” ujar Asep Surya Atmaja di Cikarang, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 343 Tahun 2025 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa, peta sosiologi pedesaan di Kabupaten Bekasi kini didominasi oleh strata tertinggi.

Saat ini, tercatat ada 83 desa berstatus mandiri, 55 desa maju, dan 41 desa berkembang.

Bacaan Lainnya

“Yang patut menjadi kebanggaan kita bersama, Kabupaten Bekasi sudah tidak memiliki desa berstatus tertinggal maupun sangat tertinggal,” tegasnya.

Asep menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi yang solid antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kecamatan, serta dukungan aktif masyarakat.

Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendorong transformasi desa-desa di Kabupaten Bekasi.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada perangkat daerah, para kepala desa, perangkat desa, para camat, dan seluruh ASN yang telah berkontribusi aktif dalam pembangunan dan kemajuan desa,” tambah Asep.

Selain capaian status kemandirian desa, prestasi Kabupaten Bekasi juga diakui di tingkat regional. Sebanyak 23 desa dan dua kelurahan berhasil meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam ajang Anugerah Gerapura Sri Baduga sebagai wilayah dengan kinerja terbaik.

Pencapaian ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh aparatur desa untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di masa depan.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *