Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Akulaku Aplikasi Terpopuler Pilihan Gen Z dan Milenial, Ini Alasan dan Fitur Unggulannya

Akulaku Aplikasi Terpopuler Pilihan Gen Z dan Milenial, Ini Alasan dan Fitur Unggulannya

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Transformasi digital di sektor keuangan Indonesia terus melaju dengan pesat, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan akses finansial yang cepat, mudah, dan aman. Di tengah maraknya layanan pinjaman daring, generasi muda—khususnya kelompok usia Gen Z dan Milenial—mengoptimalkan penggunaan aplikasi pembiayaan daring sebagai solusi alternatif dalam pengelolaan keuangan mereka. Salah satu pemain utama dalam ekosistem ini adalah Akulaku Finance Indonesia, yang baru saja dinobatkan sebagai aplikasi pindar paling populer oleh IDN Research Institute.

Akulaku Menjadi Preferensi Anak Muda Indonesia

Dalam survei yang melibatkan 1.500 responden dari kalangan Milenial dan Gen Z di 12 kota besar di Indonesia (dilakukan Maret–Agustus 2024), sebanyak 33% responden memilih Akulaku Finance sebagai aplikasi pinjaman digital utama mereka. Posisi ini menempatkan Akulaku di atas sejumlah aplikasi lain seperti Kredivo (20%), Easycash (18%), Adakami (17%), dan Indodana (12%).

Popularitas Akulaku didorong oleh sejumlah keunggulan seperti:

● Proses pendaftaran yang mudah dan cepat,

● Pencairan dana dalam hitungan menit,

● Legalitas resmi dan pengawasan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),

● Ragam fitur keuangan yang mendukung gaya hidup digital Gen Z dan Millennial.

Layanan Akulaku: Lebih dari Sekadar Pembiayaan Daring

Tak hanya sebagai platform pembiayaan digital, Akulaku menawarkan ekosistem keuangan digital terintegrasi yang menjawab berbagai kebutuhan konsumsi dan pembiayaan anak muda.

Berikut adalah beberapa layanan unggulan yang tersedia di dalam aplikasi Akulaku:

1. E-commerce dengan Cicilan

Akulaku bukan sekadar aplikasi finansial, tapi juga memiliki layanan e-commerce yang memungkinkan pengguna bisa membeli produk seperti gadget, fashion, elektronik rumah tangga, dan kebutuhan harian lainnya secara daring.

Fitur unggulan:

● Cicilan hingga 12 bulan,

● Ribuan merchant rekanan di seluruh Indonesia,

● Promo menarik yang tersedia

● Pengiriman cepat dan aman.

2. Pinjaman Tunai

Bagi pengguna yang membutuhkan dana darurat atau tambahan modal, Aplikasi Akulaku turut menyediakan layanan dana cicil yang memungkinkan pengajuan pinjaman tunai langsung dari aplikasi.

Keunggulan Dana Cicil:

● Limit pinjaman hingga Rp15 juta,

● Tenor fleksibel mulai dari 3 hingga 12 bulan.

● Proses pengajuan secara daring tanpa jaminan.

3. Akulaku PayLater

Untuk mereka yang ingin tetap fleksibel dalam berbelanja atau membayar tagihan, fitur Akulaku PayLater jadi solusi praktis. Layanan ini memungkinkan pengguna melakukan pembelian barang dengan fitur pembiayaan ini.

Manfaat Akulaku PayLater:

● Limit yang dapat digunakan kapan saja,

● Bisa digunakan untuk transaksi di e-commerce yang bermitra.

● Cocok untuk berbagai pembiayaan kebutuhan seperti belanja daring, gaya hidup, travel, dan sebagainya.

● Bisa digunakan untuk transaksi di toko offline yang bermitra.

● Tenor fleksibel mulai dari 3 hingga 12 bulan.

Fungsi Penggunaan yang Berbeda antara Gen Z dan Milenial

Hasil survei IDN Research Institute juga mencatat bahwa tujuan penggunaan layanan pinjaman online berbeda di antara dua generasi:

● Milenial umumnya menggunakan pindar untuk kebutuhan rumah tangga (54%) dan

biaya kesehatan (44%).

● Gen Z lebih dominan menggunakan untuk gaya hidup (58%) dan modal usaha (35%).

Perbedaan ini mencerminkan pola hidup dan prioritas keuangan yang unik dari masing-masing generasi.

Kepercayaan yang Meningkat

Sebanyak 41% dari responden mengaku pernah menggunakan aplikasi pinjaman daring, dengan dominasi pengguna yang berasal dari wilayah Pulau Jawa. Fakta ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap layanan pindar kian tumbuh, terutama terhadap aplikasi yang telah memiliki izin resmi dari OJK.

Namun, di tengah meningkatnya adopsi, penting untuk diingat bahwa pengelolaan keuangan yang bijak dan pemahaman literasi keuangan yang kuat sangatlah krusial. Pengelolaan keuangan yang kurang optimal berpotensi mengganggu stabilitas keuangan jangka panjang, sehingga pengendalian diri dalam aspek finansial menjadi suatu keharusan.

Oleh karena itu, penting bagi anak muda untuk memahami strategi pengelolaan anggaran yang efektif serta mampu memilih produk keuangan yang sesuai guna mencapai kemandirian finansial yang berkelanjutan.

Dengan berbagai fitur unggulan dan pendekatan yang menyasar kebutuhan digital anak muda, Akulaku berhasil memposisikan diri sebagai solusi keuangan digital yang lengkap dan terpercaya. Tak heran jika aplikasi ini menjadi favorit Gen Z dan Milenial dalam menghadapi tantangan finansial masa kini.

Source: https://data.goodstats.id/statistic/akulaku-jadi-aplikasi-pinjol-terpopuler-pilihan-gen-z-dan-milenial-6umua#google_vignet

About Akulaku Finance
Tentang PT Akulaku Finance Indonesia PT Akulaku Finance Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan berbasis digital yang menghadirkan produk Akulaku PayLater sebagai solusi layanan buy now pay later (BNPL) yang memungkinkan pengguna untuk bertransaksi di berbagai platform e-commerce dan mitra luring teratas dengan menggunakan limit kredit yang tersedia. PT Akulaku Finance Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Solusi layanan BNPL Akulaku PayLater tersedia di berbagai platform e-commerce teratas di Indonesia.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelindo Multi Terminal Gelar BREATH Session Edisi Juni: Bahas Integritas, Neuro-Parenting, dan Budaya Kerja Sehat

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Pelindo Multi Terminal Gelar BREATH Session Edisi Juni: Bahas Integritas, Neuro-Parenting, dan Budaya Kerja Sehat

  • Diduga Pembeli Kayu Langgar UU 41 Tahun 1999

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Purwakarta,Jabar|| Temporatur.com SelanjutnyaDiringi Ratusan Warga, Calon Kades Banjarsari Oman Suparman Siap Bawa PerubahanPT Perkebunan Nusantara VIII adalah perusahaan yang bergerak pada bidang usaha agroindustri. perkebunan dan pengolahan komoditas Teh, Karet, Kelapa Sawit, dan Kopi. Dalam pantauan awak media di lokasi Selasa 26 desember 2023 sedang ada penebangan di hutan lindung diduga dari pihak ke 3 […]

  • Pengadaan Pihak Ketiga Dinilai Tidak Transparan, Sejumlah Unit Mati

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Suryo Sudharmo
    • 0Komentar

    Pengadaan Pihak Ketiga Dinilai Tidak Transparan, Sejumlah Unit Mati

  • Selama 2018-2023, Realisasi Investasi Jabar Capai Rp838,81 Triliun dan Serap 856,3 ribu Tenaga Kerja

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Selama 2018-2023, Realisasi Investasi Jabar Capai Rp838,81 Triliun dan Serap 856,3 ribu Tenaga Kerja

  • Petani Pengelola Lahan Balai  Benih Kecamatan Pebayuran,  Keluhkan Kebijakan  UPTD yang Tak Berpihak

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    PETANI PENGELOLA

    Sejumlah petani penggarap yang mengelola lahan Balai Benih di Kampung Tambun, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan pemberhentian sementara pengelolaan lahan yang diterapkan oleh UPTD Balai Benih. Kebijakan ini dianggap tidak disertai dengan musyawarah yang memadai dan pemberitahuan yang jelas, sehingga menimbulkan kesan seperti pemecatan tanpa alasan yang sah.

    Dalam pertemuan yang digelar hari ini, Dede, perwakilan dari UPTD Balai Benih Karangharja, menjelaskan bahwa keputusan pemberhentian sementara tersebut diambil sebagai langkah antisipasi akibat pemberitaan yang viral di media. Namun, kebijakan ini tidak memberikan kejelasan bagi petani terkait nasib mereka ke depan, dan tidak melibatkan komunikasi yang baik antara pihak UPTD dan penggarap.

    Selain itu, petani juga mengeluhkan tingginya harga pupuk non-subsidi yang membebani mereka, seperti Pupuk Urea Petro N 46% yang dijual seharga Rp 8.500 per kilogram dan Pupuk PHONSKAH seharga Rp 7.000 per kilogram, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga pupuk bersubsidi yang biasanya dijual dengan harga sekitar Rp 2.250 hingga Rp 2.500 per kilogram. Para petani pun menuntut penjelasan mengenai alasan mereka tidak dapat membeli pupuk subsidi meskipun terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

    Masalah lainnya yang dikeluhkan oleh para petani adalah penetapan harga gabah yang ditawarkan oleh Balai Benih yang dianggap terlalu rendah dibandingkan dengan harga pasar. Hal ini semakin memperburuk kondisi ekonomi para penggarap yang merasa dirugikan. Petani juga menyatakan kesiapan mereka untuk menerima rencana retribusi atau bagi hasil, asalkan pihak UPTD Balai Benih memberikan transparansi dalam pengelolaan dan pelaksanaannya. Para petani menegaskan bahwa mereka siap menerima retribusi sebesar Rp 1.500 per kilogram, namun menolak jika besaran retribusi ditetapkan sebesar Rp 3.000 per kilogram, karena dianggap terlalu memberatkan.

    “Kami selaku pengharap siap terkait dengan cara bagi hasil atau rencana retribusi, namun itu pun jika retribusinya Rp 1.500 per kilogram. Jika ditetapkan Rp 3.000 per kilogram, kami keberatan. Lantas, kami dapat apa jika retribusi sebesar itu? Kami harap pihak UPTD Balai Benih Karangharja dapat lebih transparan dalam kebijakan yang diterapkan dan memberikan penjelasan yang jelas mengenai pengelolaan yang dilakukan,” ungkap para petani.

  • Maharashtra Mandal Jakarta dan Gujarati Samaj Jakarta Gelar Festival Khau Galli, Sajikan Cita Rasa Autentik Street Food India di Jakarta

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Maharashtra Mandal Jakarta dan Gujarati Samaj Jakarta Gelar Festival Khau Galli, Sajikan Cita Rasa Autentik Street Food India di Jakarta

expand_less