Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Menteri Koperasi Dorong Koperasi Jadi Platform Ekonomi Kolaboratif, Resmikan Kebun Praktik Pertanian UNITA

Menteri Koperasi Dorong Koperasi Jadi Platform Ekonomi Kolaboratif, Resmikan Kebun Praktik Pertanian UNITA

  • account_circle Suryo Sudharmo
  • calendar_month 51 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TAPANULI UTARA – Temporatur.com |Kehadiran Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., di Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara (UNITA), Selasa (6/10/2026), diarahkan untuk memperkuat peran koperasi sebagai platform ekonomi kolaboratif sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan ekonomi masyarakat.

Kunjungan tersebut tidak hanya diisi dengan kuliah umum bagi sivitas akademika UNITA, tetapi juga ditandai dengan peresmian Kebun Praktik Pertanian Terpadu (KPPT) Yayasan Pendidikan Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara di Silangit.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, penguatan koperasi dipertemukan dengan sektor pendidikan dan pertanian sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi yang produktif, inovatif dan berkelanjutan di daerah.

Dalam kuliah umum bertajuk “From Campus to Future: Koperasi sebagai Platform Ekonomi Kolaboratif untuk Generasi Muda”, Menteri Koperasi memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai peluang koperasi sebagai wadah kolaborasi ekonomi sekaligus ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kewirausahaan dan terlibat dalam penguatan ekonomi masyarakat.

Kehadiran Menteri Koperasi juga menjadi momentum untuk mendorong perguruan tinggi agar tidak hanya berperan dalam mencetak lulusan, tetapi turut menjadi bagian dari pengembangan inovasi dan potensi ekonomi daerah.

Peresmian KPPT di Silangit memperkuat arah tersebut. Kebun praktik tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran dan praktik bagi mahasiswa sekaligus mendukung pengembangan inovasi pertanian terpadu yang dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sinergi pendidikan, pertanian dan koperasi dinilai penting dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus mampu menciptakan nilai ekonomi dari potensi yang dimiliki daerah.

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., yang menyambut langsung kedatangan Menteri Koperasi RI, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu fokus strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Penguatan SDM, menurutnya, tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga peningkatan keterampilan masyarakat, termasuk petani yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

“Pengembangan SDM menjadi kunci agar potensi daerah dapat dikembangkan secara lebih produktif dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat,” ujar Deni.

Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan program Tapasada Akademi sebagai bagian dari upaya mewujudkan program “satu lulusan sarjana dalam satu keluarga”. Program tersebut diarahkan untuk membuka kesempatan bagi putra-putri Tapanuli Utara memperoleh pendidikan tinggi, termasuk melalui perguruan tinggi yang berada di daerah.

UNITA diharapkan dapat menjadi salah satu mitra strategis dalam pengembangan SDM tersebut. Kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, KMDT dan yayasan diharapkan mampu mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Selain pendidikan dan pertanian, pengembangan koperasi desa turut menjadi perhatian. Wabup menekankan bahwa koperasi tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan fisik maupun administrasi, tetapi harus mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberadaan koperasi harus mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi kekuatan ekonomi di tingkat desa,” katanya.

Rangkaian kunjungan Menteri Koperasi RI tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya membangun keterhubungan antara kampus, generasi muda, koperasi dan sektor produktif seperti pertanian. Dengan kolaborasi tersebut, potensi daerah diharapkan tidak hanya menjadi sumber daya, tetapi dapat diolah menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Kuliah umum dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara (UNITA), Dr. Dra. Mesbn Silalahi, M.Pd.

Turut hadir Dr. Sabar L. Tobing, S.E., M.M., Ak., CL., CTAP., BKP, Founder & CEO HIVE FIVE sekaligus Bendahara Umum DPP KMDT; Dionysius Lucas Hendrawan, Kepala Kanwil DJP Sumatera Utara II; St. Edison Manurung, S.H., M.M., Ketua Umum DPP KMDT; Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, M.Si., Sekjen DPP KMDT; Prof. Dr. Binari Manurung, Ketua KMDT DPP Provinsi Sumatera Utara; serta sivitas akademika UNITA.(NH)

  • Penulis: Suryo Sudharmo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less