Parah!!! Warga tidak tahu Dana Desa Sukatenang untuk Pengelolaan Lumbung Desa Tahun 2022-2023
Bekasi – Temporatur.com
Penggunaan Dana Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, tahun 2022 hingga 2023, kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan laporan keuangan Dana Desa, alokasi anggaran yang diperuntukkan bagi pengelolaan Lumbung Desa dan pemberdayaan masyarakat menuai banyak pertanyaan.
Pada tahap pertama tahun 2022, tercatat anggaran sebesar Rp100.000.000 dialokasikan untuk sub-bidang pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan dan pemeliharaan Lumbung Desa. Anggaran serupa juga digelontorkan pada tahap kedua dengan nilai Rp100.000.000, serta tahap ketiga sebesar Rp70.607.000. Namun hingga kini, masyarakat Desa Sukatenang mengaku tidak mengetahui realisasi kegiatan tersebut maupun siapa penerima manfaatnya.
“Sampai sekarang kami tidak tahu realisasinya. Apa bentuk kegiatan Lumbung Desa itu, dan siapa yang mendapat bantuan dari anggaran tersebut?” ujar Marwih salah satu Warga kp gebang cabang RT 002 RW 007 Desa Sukatenang
Tim media Temporatur.com yang melakukan penelusuran di Kampung Pondok Soga, Desa Sukatenang, mendapati dugaan tidak adanya program pemberdayaan ketahanan pangan yang berjalan. Hanya ditemukan bekas kandang yang sudah Rusak serta kolam yang telah tertutup rumput, menandakan bahwa program budidaya ikan berkelanjutan atau peternakan yang anggarkan tidak berjalan.
Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sekretaris Desa Sukatenang, H. Nolin, hanya memberikan balasan singkat, “Iya Pak, kenal Pak, saya lagi di jalan Pak,” tanpa memberikan keterangan lebih lanjut. Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sukatenang juga belum memberikan tanggapan terkait dugaan tersebut.
Publik mendesak Pemerintah Desa Sukatenang untuk memberikan penjelasan transparan terkait kegiatan Lumbung Desa. Mereka juga berharap pihak yang berwenang, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Inspektorat, dan Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Bekasi, segera menindaklanjuti laporan ini, termasuk dengan melakukan audit menyeluruh di lapangan untuk memastikan penggunaan anggaran yang sesuai aturan.**
(Er)















