BEKASI – JABAR || TEMPORATUR.COM
Program Polisi Go To School rutin dilaksanakan Polsek Bekasi Selatan. Kegiatan dalam pembinaan pelajar dalam antisipasi pelajar melakukan kegiatan negatif seperti tawuran, anti narkoba, pelajar anti berita bohong, atau bijak bersosial media dan pembinaan dalam meningkatkan motivasi belajar.
Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan Iptu Nurmanto didampingi Bhabinkamtibmas Jakamulya Bripka Sudirman dalam kegiatan Polri Go To School kali ini menyambangi SMKN 9 Kota Bekasi sekaligus menjadi Inspektur Upacara pada kegiatan upacara bendera bertempat di lapangan SMKN 9 Kota Bekasi, Senin, (23/7/2023) pagi.
Upacara bendera yang juga diikuti kepala sekolah SMKN 9 Dyah Sulistyaningsih dan wakil kepala sekolah serta para guru dengan peserta upacara terdiri dari kelas X, kelas XII dan kelas XII.
Dalam amanatnya, Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan mengajak pelajar SMKN 9 menekankan kepada Siswa-siswi SMKN 9 untuk berlajar dengan tekun dan mengikuti peraturan sekolah supaya jadi anak yang berguna bagi kedua orangtua, bangsa, negara dan agama.
” Kepada semua adik para siswa agar belajar secara tekun, mematuhi aturan dan tatatertib sekolah agar kelak nanti sukses dan menjadi anak yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama,ujarnya.
Kanit Binmas juga menerangkan tentang keselamatan berkendara dijalanan dengan mematuhi peraturan dan rambu – rambu untuk keselamatan dijalanan.
Selain itu, dalam intervensinya terkait tawuran, Kanit Binmas berikan edukasi tentang Anti Tawuran jangan sampai siswa-siswi SMKN 9 Kota Bekasi ikut – ikut Tawuran karena bisa merusak masa depan dan tidak terorovokasi oleh ajakan dimedia sosial untuk hal hal tdk ada hubungannya dengan kegiatan belajar.
Kegiatan menjadi inspektur upacara dan pembinaan pelajar dalam antisipasi melakukan perbutan negatif seperti tawuran, anti narkoba, pelajar anti berita bohong atau bijak bersosial media serentak dilakukan di wilayah hukum Polsek Bekasi Selatan oleh pejabat utama Polsek Bekasi Selatan.
” Kami berperan kepada semua pelajar disini agar tetap mematuhi peraturan lalulintas jika memakai kendaraan dan yang terpenting adalah jangan mudah terpengaruh oleh ajakan – ajakan yang negatif di media sosial (medsos) oleh orang lain.
“Jauhkan perbuatan yang merugikan diri sendiri, keluarga dan orang lain seperti tawuran, mengkonsumsi narkotika atau narkoba, obat obatan terlarang lainnya, serta harus bijak bermedsos jangan suka menyebarkan berita bohong atau hoax yang belum dipahami betul kemaluan dan fakta yang sebenarnya karena dampak dari berita hoxs akan membuat gaduh situasi dan kondisi, pungkasnya. (**)
Reporter : Eva















