Kami ingin berbagi kebahagiaan dan keberkahan di bulan suci ini dengan anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Semoga bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” ujar Kombes Pol. Mustofa
Pandangan Politisi Golkar Dr. H. Mohammad Amin Fauzi,S.H., M. Si Terhadap Dinamika di Kabupaten Bekasi
Berita Terbaru
Tag: #Bekasi
Dinkes Berikan Bansos Kepada Pemeritah Kecamatan Kedungwaringin untuk Bencana dan Trauma Healing Usai Banjir Melanda
Camat Kedungwaringin Maman Badru Zaman ( MBZ )mengatakan, “kami atas nama pemerintah dan warga masyarakat Kedungngwaringin berterimakasih atas bantuan dari dinas kesehatan sebagai LO nya di Kedungwaringin, kemudian kepada organisasi profresi baik bidan perawat,gesling,Rumah Sakit DKH,Rumah Sakit Anisa,atas bantuanya dalam bentuk sembako dan obat-obatan mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi warga yang terkena korban banjir tetapi kami simpan terlebih dahulu di kecamatan, ujar Camat yang akrab disapa MBZ.
Puskesmas Cipayung Cikarang Timur Sigap dalam Malayani Masyarakat Terdampak Musibah Banjir
Saat terjadi bencana banjir, Kami siagakan pos kesehatan di sah satu rumah warga di kampung Ciranggon kami tempat kan petugas petugas kami untuk melayani masyarakat, mengantisipasi timbulnya penyakit baik penyakit kulit atau lainnya yang diakibatkan dampak dari musibah banjir yang melanda Cipayung, ujar Ajat Jatmika, Kamis, 13/03/2025.
Kavling Darul Hasan Residence Tetap Menjaga Kepercayaan Costumer
Pesan saya kepada para Costumer atau calon konsumen kavling Darul Hasan Property saya beritahukan agar tetap yakin bahwa kami pengelola kavling berkomitmen dalam rangka kepengurusan surat- surat terkait proyek Darul Hasan Property (Residence),karena kami juga tidak mau bermasalah, serifikat nya juga hak milik,(SHM) karena bukti kepemilikan tanahyang di akui Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan jelas legalitasnya, tegas Andreas.
Banjir di Bekasi Belum Surut, Warga Butuh Bantuan Mendesak
Banjir yang melanda Kota dan Kabupaten Bekasi sejak Selasa (4/3/2025) hingga Rabu (5/3/2025) masih belum surut. Berdasarkan data dari BPBD Jawa Barat, lebih dari 52 ribu jiwa terdampak akibat banjir dengan ketinggian air yang bervariasi antara 50 hingga 350 sentimeter. Sejumlah fasilitas publik, termasuk rumah sakit, juga ikut terendam.
























