Irpan Kecam Keras Intimidasi Wartawan: Itu Bentuk Kekerasan dan Pembungkaman
Menanggapi kasus intimidasi, perampasan alat kerja, hingga penghapusan data yang menimpa rekan-rekan jurnalis saat meliput aksi 21 April di Kantor Gubernur Kaltim, sejumlah pihak memberikan tanggapan keras.
Irpan, Kepala Perwakilan (Kaperwil) Kalimantan Timur media temporatur.com, menyatakan kemarahan dan penyesalan mendalam atas peristiwa yang sangat memprihatinkan tersebut.
“Kami mengecam keras perbuatan yang telah melakukan intimidasi terhadap insan pers. Tindakan merampas alat kerja dan menghapus data liputan itu adalah bentuk kekerasan yang nyata serta upaya pembungkaman kebebasan berita yang sangat mencederai demokrasi,” tegas Irpan, Rabu (22/04/2026).
Ia menilai, apa yang terjadi, termasuk terhadap rekan jurnalis perempuan yang menjadi korban, adalah pelanggaran berat yang tidak bisa dibenarkan dalam keadaan apa pun.
“Bagaimana mungkin di era keterbukaan ini masih ada oknum yang bertindak sewenang-wenang, merampas HP dan menghapus data hasil kerja jurnalistik? Ini sangat memalukan dan mencederai rasa keadilan serta Undang-Undang Pers,” tambahnya.
Irpan juga menegaskan bahwa kerja jurnalistik adalah tugas mulia untuk menyampaikan kebenaran kepada publik. Setiap upaya untuk menghalangi atau menakut-nakuti harus ditentang habis-habisan.
“Kami menuntut aparat segera mengusut tuntas dan memproses hukum pelakunya. Kebebasan pers adalah harga mati yang tidak boleh diganggu gugat oleh siapa pun,” pungkasnya.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Suryo Sudharmo















