Oknum Ketua BPD Kedungwaringin Gadaikan Motor Inventaris BPD, Kades Bungkam saat dikonfirmasi
TAPUT – Temporatur.com |Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Jumat (17/04/2026). Upacara tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran, tanggung jawab, serta semangat pengabdian aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya disiplin dan profesionalisme sebagai landasan utama pelaksanaan tugas. Ia menyebut, hal itu sejalan dengan poin kelima Janji Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI), yakni menjunjung tinggi kehormatan negara, pemerintah, dan martabat pegawai negeri. Menurutnya, kedisiplinan dan profesionalisme ASN merupakan kunci dalam mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. Melalui momentum tersebut, seluruh ASN diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk bekerja secara disiplin, profesional, dan penuh tanggung jawab guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(NH)
Berita Terbaru
Kategori: Pemerintahan
Kamaruddin Simanjuntak Desak Jaksa Agung Copot Sesjampidsus Terkait Kasus Pemerasan Rp10 Miliar
Jakarta || Temporatur.com SelanjutnyaKawat Berduri di Depan Kantor Gubernur Kaltim Simbol Ketakutan atau Kewaspadaan?Kajati Jawa Tengah, Andi Herman yang kini menjabat Sesjampidsus Kejaksaan Agung ‘buang badan’. Dia menepis disebut pihak yang telah memerintahkan Putri Ayu Wulandari terkait dugaan pemerasan Rp.10 miliar kepada Agus Hartono di Kejati Jawa Tengah. Andi Herman beralasan kasus tersebut terjadi di Jawa Tengah, sedangkan dirinya di Jakarta. “Saya enggak tahu,” ucap Andi saat dihubungi awak media via telepon selularnya, Sabtu (26/11/2022). SelanjutnyaSorotan Halal Bihalal PWI Jaksel: Keterlambatan Pejabat Pemko Jadi CatatanAndi mengelak dituding sebagai pihak yang memerintahkan dugaan aksi pemerasan tersebut dengan alasan dirinya sudah di Jakarta (sebagai Sesjampidsus) Kejaksaan Agung. Andi mengaku namanya dicatut oleh Putri Ayu Wulandari selaku Koordinator Jaksa pada Kejati Jateng. “Saya tidak tahu, mas. Nama saya dibawa-bawa (dicatut). Kalau mau konfirmasi, ya sama dia (Putri Ayu Wulandari) aja,” ujarnya. SelanjutnyaSoroti Ketidaksinkronan Program Makan Bergizi, Obon Tabroni Fasilitasi Dialog Pemda Bekasi […]















