Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Mosi Tidak Percaya Terhadap Ketua BPD Desa Kedungwaringin Warga Harapkan Ada Penyelesaian

Mosi Tidak Percaya Terhadap Ketua BPD Desa Kedungwaringin Warga Harapkan Ada Penyelesaian

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi-Jabar || Temporatur.com

 

Pasca dilayangkannya nya surat Mosi tidak percaya terhadap beberapa instansi yakni, Kepala Desa, Camat Kedungwaringin, Polsek, Dan Ramil, surat Mosi tidak percaya terhadap Ketua BPD Desa Kedungwaringin Mulyana S.E juga dilayangkan kepada Sekda kabupaten Bekasi, DPRD Kabupaten Bekasi dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bekasi (DPM).

Namun hal tersebut belum direspon oleh pihak pihak yang berwenang, baik dari Kepala Desa maupun lainnya.

Salah satu warga Desa Kedungwaringin Kp.Batang Dusun 1 RT03 RW01, Jejen Kasma Wijaya yang akrab disapa Jack, mengatakan, Surat Mosi tidak percaya terhadap Mulyana selaku Ketua BPD, berawal dari permasalahan kinerja dan beberapa hal lainya, semestinya para pihak yang punya kewenangan harus sigap, menanggapi permasalahan ini, ucap Jack. Sabtu ,(11/10/2022).

“Kami dari perwakilan ratusan warga dari Dusun I, II dan III sudah melayangkan surat Mosi tidak percaya terhadap ketua BPD Desa Kedungwaringin ini, sangat mengharapkan agar ada penyelesaian duduk bersama dengan para pihak, dan kepada Kepala Desa Kedungwaringin agar aspirasi Kami segeralah ditanggapi jangan dibiarkan permasalahan ini berlarut-larut, tegas Jack yang juga sebagai Sekertaris Koti Mahatidan PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Kedungwaringin.

Sementara itu informasi yang dihimpun melalui keterangan dari masyarakat dan sumber yang dapat dipercaya, bahwa, berbagai problem terjadi di internal BPD Desa Kedungwaringin, dari masalah fasilitas kantor yang tidak layak, peralatan ATK rusak, TV yang hilang, kipas angin hanya ada bekasnya saja, kendaraan inventaris motor yang diduga digadaikan, sudah hampir 5 bulan, dan terkait ributnya Salah satu Anggota BPD dengan Ketua BPD tentang uang saku Bimtek ke Yogyakarta, yang salah satu anggota BPD komplain, karena tidak dibayarkan, dengan alasan tidak aktif dalam setiap kegiatan, sedangkan yang lainnya diberikan, serta kinerja Ketua BPD yang kurang maksimal, sehingga warga membuat mosi tidak percaya kepada Ketua BPD Desa Kedungwaringin Mulyana S.E.

Sebelumnya awak media mengkonfirmasi Mulyana, bahwa Mosi tidak percaya tersebut tidak mendasar dan tidak ada kaitannya urusan sengketa tanah dengan tupoksi BPD, dan menduga adanya provokasi dengan sedikit warga yang terlihat didalam poto tentang pertemuan yang dipastikan tidak paham dengan urusannya,permasalahan sengketa lahan tidak ada hubungan nya dengan saya selaku ketua BPD, kata Mulyana.

Berapa kali awak media meminta tanggapan Kepala Desa Kedungwaringin Hj.Tita Komala tidak pernah memberikan tanggapan, di konfirmasi lewat telepon selulernya tidak dijawab di Whatsapp pun tidak dijawab. (Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 22 Mei, LindungiHutan Serukan Pentingnya Lindungi Habitat untuk Masa Depan Alam

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 2
    • 0Komentar

    22 Mei, LindungiHutan Serukan Pentingnya Lindungi Habitat untuk Masa Depan Alam

  • Sang Bapak Veteran Itu Bernama Letnan Jenderal TNI H. M Sarbini

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sejarah, – Temporatur.com || Letnan Jenderal TNI (Anumerta) H. M. Sarbini adalah sosok militer tangguh yang namanya abadi dalam sejarah perjuangan bangsa. Lahir di Kebumen, Jawa Tengah, ia dikenal bukan hanya sebagai pejuang garis depan dalam mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga sebagai Bapak Veteran Indonesia gelar kehormatan yang melekat karena dedikasinya dalam memperjuangkan nasib para pejuang […]

  • Bukan Reuni, Ini Pesta Bahagia Lansia: Cerita, Tawa, dan Kebersamaan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Suryo Sudharmo
    • visibility 3
    • 0Komentar

    JAKARTA – Temporatur.com 19 Januari 2026 — Siang itu, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Pasar Rebo, Jakarta Timur, tak sekadar menjadi tempat ibadah. Senin (19/1/2026) berubah menjadi ruang penuh tawa, canda, dan kebahagiaan saat puluhan lansia berkumpul merayakan kebersamaan dalam kegiatan kepedulian yang digelar Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA ID). SelanjutnyaJalan Poros Kecamatan di Desa […]

  • Keterangan rul foto : Mustopa ST,MM Ketua Relawan AA Cahaya Bekasi

    Pembentukan TPPD di Kabupaten Bekasi Seberapa Penting?,Ini Kata Amrul Mustopa ST.,MM

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 3
    • 0Komentar

    “Dengan melakukan sinkronisasi antara RPJMD Kabupaten Bekasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), TPPD dapat memastikan bahwa visi pembangunan daerah tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, sambung Amrul Mustopa

  • Keterangan foto: Sidang lanjutan perkara dugaan suap dan pengaturan proyek dengan sistem ijon di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung Kelas IA Khusus, Senin (22/6/2026). (Ft.istimewa)

    Dugaan Ijon Proyek Pemkab Bekasi  Kubu Ade Kuswara Klaim Uang Pinjaman

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Suryo Sudharmo
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Dugaan Ijon Proyek Pemkab Bekasi  Kubu Ade Kuswara Klaim Uang Pinjaman

  • Setelah Sembuh Operasi, Fatir Bebas Memilih Model Belajar

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Suryo S
    • visibility 6
    • 0Komentar

    CIKARANG PUSAT – Jawa Barat Temporatur.com SelanjutnyaNASARUDDIN UMAR (NU) DAN POLITIK JALAN TENGAH NUKepala Bidang Pembinaan SMP, Disdik Kabupaten Bekasi, Yulia Legiana mengaku membebaskan kepada Fatir Arya Adinata (12), pelajar SMPN 4 Tambun Selatan yang mengidap penyakit kanker tulang pada salah satu kakinya, sehingga harus diamputasi untuk memilih model belajar. “Nanti kalau sudah sembuh pascaoperasi […]

expand_less