Diduga Abaikan Instruksi Korwil, Kepala SPPG Cibarusah Hentikan Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis
- account_circle Suryo
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Keterangan foto : Foto Ilustrasi (Dok.Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Diduga Abaikan Instruksi Korwil, Kepala SPPG Cibarusah Hentikan Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis
BEKASI — TEMPORATUR.COM
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, dilaporkan terhenti total. Hal ini terjadi setelah Kepala Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) Dapur MBG Cibarusah 02, Mirza A. Pataya, diduga secara sepihak menghentikan operasional dapur penyuplai program nasional tersebut.
Dampak penghentian operasional ini memicu gejolak di tingkat akar rumput. Selain menghentikan pasokan makanan bagi penerima manfaat, kebijakan ini menyebabkan para relawan kehilangan pendapatan dan penyuplai bahan baku (supplier) mengalami kerugian materiil. Sejumlah relawan bahkan mengaku mengalami tekanan mental hingga tindakan tidak menyenangkan di depan sesama rekan kerja dengan dalih proses evaluasi.
“Operasional dapur sengaja distop, akibatnya program bagi penerima manfaat terhenti total. Relawan kehilangan pendapatan, dan para penyuplai bahan baku juga mengalami kerugian materiil,” ujar salah satu sumber relawan yang enggan disebutkan namanya, Minggu (27/9).
Tindakan penutupan operasional ini juga dinilai menabrak hierarki organisasi. Koordinator Kecamatan (Koorcam) SPPG Cibarusah mengaku tidak pernah menerima laporan ataupun koordinasi terkait penutupan tersebut. Mirza diduga mengabaikan arahan langsung dari Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) KSPPG Bekasi yang sebelumnya telah menginstruksikan agar dapur pangan tersebut tetap beroperasi demi kelancaran program Badan Gizi Nasional (BGN) RI.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Kepala SPPG Cibarusah 02 masih belum diketahui. Mirza dilaporkan telah meninggalkan mess tempat tinggal yang disediakan oleh manajemen dan tidak terlihat di area dapur MBG.
Akses komunikasi melalui saluran telepon maupun pesan digital ke nomor yang bersangkutan juga dilaporkan terputus, serta diketahui telah keluar dari grup WhatsApp relawan.
Berdasarkan dokumen resmi yang dikirimkan ke BGN RI dan Korwil SPPG, terdapat surat aspirasi dari Solidaritas Relawan dan Lingkungan SPPG 02 Cibarusah. Surat yang ditandatangani oleh lebih dari 90 relawan bersama tokoh agama, masyarakat, dan pemuda setempat itu menyoroti adanya perilaku yang dinilai tidak profesional dan memicu keresahan internal. Mereka mendesak adanya perbaikan kinerja atau meminta Kepala BGN RI mengganti posisi tersebut dengan figur yang lebih kompeten.
Pihak relawan menyayangkan kejadian ini karena dinilai dapat mencederai komitmen keberlanjutan Program BGN di daerah. Sementara itu, pihak Korwil KSPPG Bekasi dikabarkan tengah melakukan investigasi internal dan berupaya mengambil alih situasi agar dapur pangan dapat segera melayani masyarakat kembali.
(RED)
- Penulis: Suryo
- Editor: Redaksi
- Sumber: https://temporatur.com/


Saat ini belum ada komentar