Ketua LSM Penjara Indonesia Kecam Aksi Penggembokan Kantor Bupati Bekasi dan Dinas DPMD
- account_circle Suryo
- calendar_month 43 menit yang lalu
- print Cetak

Keterangan foto : Ketua LSM Penjara Indonesia Kecam Aksi Penggembokan Kantor Bupati Bekasi dan Dinas DPMD
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ketua LSM Penjara Indonesia Kecam Aksi Penggembokan Kantor Bupati Bekasi dan Dinas DPMD
Aksi nekat sekelompok masyarakat yang melakukan penyegelan dan penggembokan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi mendapat kecaman keras dari berbagai pihak.
Salah satu reaksi tegas datang dari Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kabupaten Bekasi, JM Hendro.
Hendro menyatakan bahwa tindakan menggembok fasilitas negara tersebut sudah melampaui batas kewajaran dalam menyampaikan aspirasi.
Menurutnya, meskipun kebebasan berpendapat dijamin oleh undang-undang, hal tersebut tidak boleh sampai melumpuhkan roda pemerintahan yang melayani masyarakat luas.Bebas dalam menyampaikan pendapat tapi jangan membuat pemerintahan menjadi lumpuh.
” Saya, JM Hendro, Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kabupaten Bekasi, mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh oknum masyarakat tersebut,” ujar Hendro kepada media, Jumat (18/9).
Hendro juga mempertanyakan kinerja dan fungsi pengawasan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi yang dinilai kecolongan atas insiden ini.
Ia menilai aparat penegak perda terkesan membiarkan tindakan anarkis tersebut terjadi di aset pemerintah.
“Satpol PP kemana? Jangan sampai makan gaji buta. Kalau sampai tindakan ini tidak ditindak tegas, berarti besok-besok semua masyarakat bisa bebas membeli rantai dan gembok untuk menyegel kantor-kantor dinas lainnya,” tegasnya.
Mengantisipasi adanya efek domino dan normalisasi tindakan serupa di kemudian hari, LSM Penjara Indonesia mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Kabupaten Bekasi untuk segera turun tangan. Hendro meminta polisi segera menangkap dan memproses hukum para pelaku yang terlibat dalam aksi penggembokan tersebut.
“Kepada APH di Kabupaten Bekasi, segera tangkap dan proses hukum para pelaku agar memberikan efek jera, sehingga kejadian memalukan seperti ini tidak terulang kembali di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
(SS)
- Penulis: Suryo
- Editor: Redaksi
- Sumber: https://temporatur.com/



Saat ini belum ada komentar