Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Jalan Poros Kecamatan di Desa Campaka Rusak Parah, Warga Sumenep Desak Perbaikan Nyata

Jalan Poros Kecamatan di Desa Campaka Rusak Parah, Warga Sumenep Desak Perbaikan Nyata

  • account_circle Moc. Anwar
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jalan Poros Kecamatan di Desa Campaka Rusak Parah, Warga Sumenep Desak Perbaikan Nyata

SUMENEP, – TEMPORATUR.COM

Akses infrastruktur di wilayah utara Kabupaten Sumenep kembali menuai keluhan. Sepanjang kurang lebih 700 meter ruas jalan poros kecamatan di Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, saat ini dalam kondisi rusak parah dan mengganggu mobilitas harian warga setempat.

 

Kerusakan yang merata di sejumlah titik ini memicu desakan dari masyarakat agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep segera turun tangan melakukan perbaikan fisik, bukan sekadar melakukan peninjauan.

Hanya Sering Difoto Tanpa Kepastian

Aktivis dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Petir Kabupaten Sumenep, Abd. Hadi Petir, mengungkapkan bahwa jalur tersebut merupakan urat nadi perekonomian penting yang menghubungkan aktivitas warga Desa Campaka dengan wilayah sekitarnya.

Namun, hingga kini kejelasan mengenai proyek perbaikan jalan belum juga menemui titik terang.

“Menurut informasi dari warga, pihak pemerintah sebenarnya sudah sering datang untuk melakukan survei dan mengambil dokumentasi berupa foto kondisi jalan,” ujar Hadi saat memberikan keterangan kepada Temporatur.com Dahtu 29/8/2026

“Namun sangat disayangkan, sampai detik ini belum ada kepastian konkret kapan realisasi perbaikan fisik jalan tersebut akan dimulai,” tegasnya.

Kewenangan Kabupaten, Bukan Dana Desa

Hadi juga meluruskan kesalahpahaman yang sempat berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, sebagian warga sempat mengira bahwa perbaikan kerusakan jalan tersebut merupakan tanggung jawab dan menggunakan anggaran dari Pemerintah Desa (Pemdes) Campaka.

“Warga mengira itu tanggung jawab desa, padahal statusnya merupakan jalan poros kecamatan yang menjadi kewenangan penuh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep,” jelas Hadi.

Ia menambahkan, pihak Pemdes Campaka sendiri sebenarnya tidak tinggal diam dan telah secara resmi melayangkan usulan perbaikan kepada pemerintah daerah agar fasilitas publik tersebut bisa segera diprioritaskan.

Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah lebih serius menyikapi persoalan ini, sehingga kegiatan turun ke lapangan tidak berhenti pada pemotretan dokumentasi semata, melainkan langsung ditindaklanjuti dengan penggelaran aspal atau beton.

Kepala Dinas PUTR Sumenep Bungkam

Guna keberimbangan pemberitaan, tim redaksi Temporatur.com telah berupaya meminta klarifikasi langsung kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Eri Susanto.

Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui sambungan telepon maupun pengiriman pesan instan via aplikasi WhatsApp untuk menanyakan rencana penanganan jangka pendek maupun jangka panjang terkait ruas jalan di Kecamatan Pasongsongan tersebut.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada respons atau tanggapan resmi dari pihak Dinas PUTR Kabupaten Sumenep.

(Moh. Anwar)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less