Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

DPMD Kabupaten Bekasi Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2026, Simulasi E-Voting Digelar September

  • account_circle Suryo
  • calendar_month 14 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DPMD Kabupaten Bekasi Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2026, Simulasi E-Voting Digelar September

BEKASI — Temporatur.com

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi terus mematangkan kesiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Pergantian Antar Waktu (PAW) tahun 2026.

Langkah ini diperkuat melalui pengarahan terakhir kepada pemerintah desa mengenai laporan progres tahapan krusial tersebut.

“Hari ini kami melakukan pengarahan terakhir kepada pemerintah desa terkait laporan progres Pilkades tahun 2026, baik Pilkades serentak maupun pergantian antar waktu (PAW),” ujar Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Iman Santoso, Jumat (28/8/2026).

Saat ini, tahapan Pilkades telah memasuki proses verifikasi yang dijadwalkan berlangsung hingga 4 September 2026.

Selain verifikasi, DPMD memberikan perhatian khusus terhadap desa-desa yang memiliki bakal calon kepala desa lebih dari lima orang, serta pemantapan kesiapan sekretariat Pilkades hingga pasca-pelaksanaan.

Uji Coba Pilkades Digital

Sebagai bagian dari inovasi modernisasi pemilu tingkat desa, DPMD Kabupaten Bekasi berkomitmen memperkuat sistem digital (e-voting).

DPMD sebelumnya telah melibatkan panitia pemilihan serta tim IT dari DPMD Provinsi Jawa Barat dalam agenda pemantapan di Gedung Pariwisata.

“Insyaallah simulasi lanjutan akan dilakukan pada 14-15 September 2026. Simulasi ini mencakup Pilkades Digital maupun mekanisme konvensional,” ungkap Iman.

Tercatat sebanyak 154 desa di Kabupaten Bekasi akan menggelar Pilkades pada tahun 2026 ini.

Pada penerapannya, desa yang ditunjuk menggunakan sistem digital akan mengoperasikan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) berbasis e-voting, sementara TPS lainnya di desa tersebut tetap melayani pemilih secara konvensional.

Fasilitasi Dinamika dan PAW Digital

Menyikapi berbagai dinamika yang muncul sepanjang tahapan, Iman menegaskan bahwa pihaknya terus membuka ruang fasilitasi dan pendampingan intensif bagi seluruh panitia maupun pemerintah desa.

Menariknya, antusiasme sistem digital tidak hanya datang dari Pilkades serentak. Sejumlah desa yang bersiap menggelar PAW turut mengajukan permohonan serupa.

Salah satunya adalah Desa Tanjungsari yang dijadwalkan melaksanakan PAW pada Oktober 2026 mendatang.

“Untuk Desa Tanjungsari, mereka meminta pelaksanaan PAW menggunakan sistem digital. Nanti kami coba jembatani dengan teman-teman IT Jawa Barat,” pungkasnya.

(Red)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less