Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan 2029, Kementerian ATR/BPN Targetkan 87% LBS Jadi LP2B

Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan 2029, Kementerian ATR/BPN Targetkan 87% LBS Jadi LP2B

  • account_circle Admin Jakarta
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


JAKARTA, Temporatur.com
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX TA. 2026 oleh Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS) RI pada Kamis (02/07/26).

Dengan tema panel “Membangun Kedaulatan Pangan Nasional melalui Tata Kelola, Inovasi Teknologi Pertanian dan Human Capital dalam Rangka Menghadapi Dinamika Geopolitik Global”, Wamen Ossy menjelaskan kondisi lahan sawah di Indonesia dan bagaimana langkah pemerintah menjaganya.

“Faktanya, penyusutan luas lahan sawah masih terjadi di Indonesia dengan rasio sekitar 60.000 sampai 80.000 hektare per tahun atau sekitar 165 sampai 220 hektare setiap hari. Karena itu, target kami adalah 87% LBS nasional ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada tahun 2029,” ujar Wamen Ossy di Gedung Dwi Warna Purwa Lemhannas RI, Jakarta.

Di hadapan 277 peserta Seminar Nasional P4N yang merupakan pimpinan dari TNI/POLRI dan Aparatur Sipil Negara (ASN), Wamen Ossy menyatakan, jika kondisi ini terus berlangsung, cita-cita mewujudkan swasembada pangan akan semakin sulit tercapai.

Perlindungan lahan pertanian tidak lagi cukup mengandalkan regulasi, tapi juga membutuhkan implementasi yang konsisten di tingkat pusat maupun daerah. Karena itu, Kementerian ATR/BPN mendorong sinkronisasi kebijakan pertanahan dan tata ruang agar pengendalian alih fungsi lahan dapat berjalan efektif.

“Kami mengeluarkan moratorium alih fungsi lahan, Surat Edaran Menteri, dan Surat Edaran Bersama dengan Menteri Dalam Negeri. Dalam surat edaran bersama itu disepakati bahwa gubernur harus memastikan 87% LBS di wilayahnya ditetapkan sebagai LP2B, kemudian diusulkan kepada Kementerian ATR/BPN untuk diintegrasikan ke dalam Rencana Tata Ruang,” terang Wamen Ossy.

Menurut Wamen ATR/Waka BPN, implementasi kebijakan tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif. Setelah aturan terbaru diterbitkan, dalam waktu singkat pemerintah daerah (Pemda) mulai merespons dengan mengajukan penetapan LP2B. Sebelumnya, sudah ada total 73 Pemda yang mengajukan SK LP2B. Setelah Surat Edaran Bersama diterapkan, pengajuan SK LP2B langsung meningkat menjadi 93 Pemda.

“Alhamdulillah, 10 hari setelah kami mengeluarkan Surat Edaran Bersama ini, 20 Pemda Kabupaten/Kota kemudian dapat mengajukan SK LP2B. Artinya terjadi percepatan yang cukup eksponensial dan mudah-mudahan hal ini bisa terus kami lakukan,” ungkap Wamen Ossy.

Ia berharap, akan semakin banyak daerah yang menetapkan LP2B sehingga lahan sawah memiliki kepastian hukum yang lebih kuat dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional. “Kalau sudah ditetapkan sebagai LP2B dan KP2B, maka lahan-lahan ini tidak akan mudah untuk dapat beralih fungsi,” pungkas Wamen Ossy.

Dalam seminar ini, Wamen Ossy menjadi panelis di sesi pertama bersama dengan dua menteri/kepala lembaga yang memiliki keterkaitan terhadap tema panel. Pada panel pertama tersebut, pemberi materi adalah Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman; Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan RI, I Nyoman Radiarta; serta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani. (Rizky Tile)

  • Penulis: Admin Jakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadisdik Jabar, Wahyu Mijaya Sematkan 12 siswa SMK Mitra Industri MM2100 yang Magang ke Jepang

    Kadisdik Jabar, Wahyu Mijaya Sematkan 12 siswa SMK Mitra Industri MM2100 yang Magang ke Jepang

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Kadisdik Jabar, Wahyu Mijaya Sematkan   12 siswa SMK Mitra Industri MM2100 yang Magang ke Jepang

  • Foto Istimewa

    Diduga BSI Pontianak Sengaja Persulit Klaim Asuransi Nasabah

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Bayang-bayang duka masih menghantui Anggi Anggraini. Kecelakaan tunggal pada 14 Juli 2024, tak hanya merenggut nyawa suaminya, Jefridin, tetapi juga meninggalkan luka mendalam berupa patah tulang lutut kanan yang hingga kini masih menghambat aktivitasnya. Ironisnya, di tengah penderitaan fisik dan mental, Anggi harus berjuang melawan birokrasi yang berbelit-belit dalam proses klaim asuransi rumah mereka di Bank BSI syariah cabang Siantan.

  • DPD KNPI Lanjutkan Muscam, DPK KNPI Cikarang Barat Dikukuhkan

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    KABUPATEN BEKASI- Jawa Barat Temporatur.com SelanjutnyaDugaan Aliran Dana Fiktif, Sejumlah Pejabat PDAM Tirta Bhagasasi Ramai-Ramai Kembalikan Uang ke Kas NegaraDewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bekasi, kembali mengukuhkan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Kecamatan Cikarang Barat, Pada kamis (23/11/2023) di Aula Kantor kecamatan Cikarang Barat. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pengurus DPD […]

  • BRI Gunung Sahari Region 6 Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Energy Pratama Solusindo

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Jakarta – Temporatur.com Dalam upaya memperluas kemitraan bisnis dan memperkuat penghimpunan dana pihak ketiga, BRI Branch Office Gunung Sahari Region 6/Jakarta 1 resmi menjalin kerja sama dengan PT Energy Pratama Solusindo. Kerja sama ini mencakup penempatan dana perusahaan di BRI serta kolaborasi dalam berbagai layanan perbankan lainnya, termasuk solusi digital dan transaksi korporasi. Melalui kemitraan […]

  • 15 Tahun Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Masyarakat Desa Sindangsari Berikan Apresiasi

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Cianjur – Jawa Barat Temporatur.com SelanjutnyaDugaan Aliran Dana Fiktif, Sejumlah Pejabat PDAM Tirta Bhagasasi Ramai-Ramai Kembalikan Uang ke Kas NegaraPenantian yang panjang lebih dari 15 tahun jalan rusak yang tak kunjung di perbaiki, kini jalan akses di kp. Rawapaku Desa Sindangsari, kec. Ciranjang, Kab. Cianjur telah menemui titik yang dinantikan dan diharapkan oleh masyarakat, dengan […]

  • Keterangan foto: Dedi Mulyadi Gubernur Provinsi Jawa Barat (foto istimewa)

    Alhamdulillah, Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah, Akan Diperjuangkan Pak Gubernur Dedi Mulyadi

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    “Saya telah berkomunikasi dengan Menteri Dikti dan berkirim surat terkait sekolah yang siswanya tidak masuk pendaftaran SNBP karena sekolah terlambat mengirimkan data. Ini bukan kelalaian siswa, tetapi pihak sekolah,” kata Dedi Mulyadi.

expand_less