Grup Monalisa’ Alumni 86 SMAN 1 Sumenep Menggelar Halal Bihalal
Persahabatan sejati layaknya kepompong meski waktu berlalu dan usia tak lagi muda, ia tetap setia menjaga kehangatan di dalamnya.
Begitulah potret yang tergambar saat alumni SMAN 1 Sumenep Angkatan 1986 kembali berkumpul di sebuah kafe di jantung Kabupaten Sumenep, baru-baru ini.
Di bawah bendera komunitas “Reuni Monalisa”, para mantan siswa kelas Sosial/IPS ini membuktikan bahwa angka 40 tahun sejak masa sekolah hanyalah deretan digit.
Begitu duduk melingkar dalam satu meja, sekat usia seolah luruh. Canda gurau yang dulu menggema di koridor sekolah kini pecah kembali, menciptakan suasana “rumah bahagia” bagi kenangan masa lalu.
Simfoni Kenangan dan Doa
Pertemuan ini bukan sekadar tatap muka. Ada yang masih asyik dengan hobi bermusiknya, ada yang lihai berkisah bak pendongeng, hingga mereka yang memilih diam namun tetap larut dalam senyum.
Ruang terbuka itu menjadi saksi bisu bagaimana “potensi muda” yang pernah mereka miliki dulu, kini diasah kembali dalam balutan keceriaan.Namun, di tengah riuh rendah tawa, ada momen hening yang menyentuh kalbu.
Pandangan mereka sejenak bertautan saat mengingat sahabat-sahabat yang telah lebih dulu berpulang.
Di sela-sela nostalgia, doa tulus dipanjatkan sebagai tanda cinta yang tak terputus bagi mereka yang sudah tiada.Membangun Rumah BersamaRahman, salah satu penggerak alumni Angkatan 86, mengungkapkan bahwa “Monalisa” hadir sebagai wadah untuk saling mendoakan dan menguatkan.
“Di momen tahun 2026 ini, kami ingin kebersamaan Monalisa terus disambung. Kami sadar masing-masing punya kesibukan, namun pertemuan singkat ini adalah obat bagi dahaga rindu. Cerita panjang ini tidak akan berakhir; kami akan terus menciptakan kenangan baru,” ujar Rahman kepada Temporatur.com, Sabtu 11/4.
“Ke depannya, komunitas ini berkomitmen untuk terus menghimpun data kawan-kawan seperjuangan lainnya.
Ambisinya sederhana namun mulia menjaring kembali seluruh alumni dalam satu “rumah bersama” untuk memastikan pertemuan-pertemuan kecil yang menakjubkan tetap terjaga.
Bagi alumni Monalisa 86, pertemuan ini adalah bukti bahwa meski raga mulai menua, jiwa mereka akan selalu tetap awet muda selama persaudaraan tetap menjadi menu utama di meja pertemuan, pungkasnya.
(Faisol)















